Connect With Us

Tutup Lomba Pramuka Tangerang, Soma Atmaja: Pramuka Membentuk Karakter Pemimpin

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 18 Oktober 2022 | 16:50

Wakil Ketua Bidang Bina Muda Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Tangerang Soma Atmaja saat menutup kegiatan Lomba Tingkat Regu Pramuka Penggalang Tingkat (LT) 3 Kwarcab Kabupaten Tangerang, Selasa 18 Oktober 2022. (Istimewa / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Wakil Ketua Bidang Bina Muda Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Tangerang Soma Atmaja menutup kegiatan Lomba Tingkat Regu Pramuka Penggalang Tingkat (LT) 3 Kwarcab Kabupaten Tangerang di Bumi Perkemahan Kitri Bakti, Curug, Selasa 18 Oktober 2022.

Menyaksikan sekitar 800 peserta yang terdiri dari anggota Pramuka Penggalang dari 29 Kwartir Ranting (Kecamatan) di Kabupaten Tangerang tersebut, Soma mengatakan ia melihat masa depan Indonesia yang lebih baik.

"Sebab lomba tingkat 3 ini sebagai sarana bagi adik-adik untuk lebih memahami dan menghayati kepramukaan, satya darma, kekompakan, kerukunan dan kegotongroyongan," ujarnya.

Soma mengatakan, Gerakan Pramuka membekali pendidikan karakter bagi setiap anggotanya, terutama karakter seorang pemimpin. Sehingga, peserta LT 3 tersebut kelak menjadi pemimpin-pemimpin di masa depan.

Baca juga: Taman Pramuka Tangerang Tidak Terawat Nyaris Hilangkan Nyawa Anak

"Adik-adiklah yang akan mengisi suatu era di masa depan ketika Indonesia menjadi negara yang maju pada tahun 2045. Kaka yakin kalian adalah calon-calon pemimpin masa depan," tegasnya.

Sosok yang saat ini menjabat juga sebagai Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tangerang berpesan berpesan kepada anggota Pramuka terus meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan dan latihan yang berkelanjutan.

"Sebab dengan pendidikan yang baik, masa depan adik-adik akan lebih terjamin, terlebih di era digital saat ini," imbuhnya.

Dalam lomba yang berlangsung selama 5 hari, 14-18 Oktober 2022 tersebut, pemenang tingkat Sekolah Dasar (SD) regu putra yaitu SDN Kemiri 2 (Regu Berprestasi Cukup), SDN Sukaharja 3, Sindangjaya (Regu Berprestasi Baik), MI Al Husna Cisoka (Regu Berprestasi Tinggi). Regu Putri yaitu MI Daarul Ilmi Balaraja (Regu Berprestasi Cukup), SDN Sukaharja 3 Sindangjaya (Regu Berprestasi Baik), dan MI Al Husna Cisoka (Regu Berprestasi Tinggi).

Sementara regu putra berprestasi tingkat SLTP yaitu SMPN 2 Cikupa (Regu Berprestasi Cukup), MTS Farhurrobbani Cisoka (Regu Berprestasi Baik), dan SMP IT Al Husein Tigaraksa (Regu Berprestasi Tinggi). Untuk Putri diraih MTSN 1 Tangerang, Rajeg (Regu Berprestasi Cukup), SMPN 1 Cisoka (Regu Berprestasi Baik), dan SMP IT Al Husein Tigaraksa (Regu Berprestasi Tinggi).

Regu yang berhasil meraih Prestasi Tinggi akan mewakili Kwarcab Kabupaten Tangerang dalam kegiatan Lomba Tingkat 4 di Banten yang akan digelar pada awal November 2022.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

OPINI
Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Jumat, 11 September 2026 | 18:05

Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill