Cuma 2 Hari, Serunya Keliling Nusantara di Pesta Budaya Gading Serpong
Minggu, 5 April 2026 | 14:06
Akhir pekan ini warga Tangerang dan sekitarnya tidak perlu bingung mencari tempat hiburan.
TANGERANGNEWS.com-Pengalaman tidak menyenangkan dialami Yuanita saat menyewakan rumahnya yang berada di Cluster Udayana, Sukamantri, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Rumahnya ditinggalkan penyewa begitu saja dalam keadaan kotor dan menunggak ikutan air serta sampah.
Dalam video dan foto yang diterima TangerangNews.com, terlihat tumpukan sampah berserakan di setiap ruangan. Penghuni juga meninggalkan sejumlah barang-barang pribadinya seperti kasur, baju dan beberapa peralatan dapur.
Yuanita mengatakan, saat ini ia tinggal di Kota Surabaya. Dia menyewakan rumah kepada customernya melalui situs OLX, dengan harga Rp1,5 juta per bulan sudah termasuk biaya iuran lingkungan.
"Yang sewa pasangan suami istri, usia sekitar 30-an. Mereka sudah sewa sejak tahun lalu," katanya, Minggu 6 November 2022.
Menghilangnya pasangan tersebut diketahui ketika tetangga rumah melaporkan ke Yunita, jika rumah tersebut terlihat dalam keadaan kosong beberapa minggu terakhir.
Yunita pun mencoba menghubungi si penyewa namun nomernya sudah tidak aktif. Akhirnya ia mendatangi rumah tersebut di Pasar Kemis. Saat dicek, betapa terkejut dirinya mendapati seluruh ruangan dalam keadaan berantakan penuh sampah.
"Kondisinya benar-benar jorok," jelas Yunita.
Tak hanya itu, penyewa meninggalkan kontrakan dengan kondisi menunggak tagihan air dan iuran pemeliharaan lingkungan (IPL). Dengan kekecewaan, Yuanita menganggap penyewanya mengalami kelainan jiwa.
“Itu orang sakit jiwa, bagaimana bisa dalam rumah kondisi penuh sampah. Saya mau sakit hati tapi orangnya sudah kabur. Semoga Allah membalas,” tambahnya.
Lihat postingan ini di Instagram
Akhir pekan ini warga Tangerang dan sekitarnya tidak perlu bingung mencari tempat hiburan.
TODAY TAGLippoLand resmi meluncurkan dua produk komersial terbarunya di Park Serpong yakni THE HIVE TERAZA @ ParkHills Boulevard dan SOHO TREETOPS @ ParkView Drive.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi memproyeksikan hasil dari efesiensi anggaran sebagai tindak lanjut Surat Edaran Menteri Dalam Negeri terkait transformasi budaya kerja ASN, bisa mencapai ratusan miliar.
Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews