Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Pengalaman tidak menyenangkan dialami Yuanita saat menyewakan rumahnya yang berada di Cluster Udayana, Sukamantri, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Rumahnya ditinggalkan penyewa begitu saja dalam keadaan kotor dan menunggak ikutan air serta sampah.
Dalam video dan foto yang diterima TangerangNews.com, terlihat tumpukan sampah berserakan di setiap ruangan. Penghuni juga meninggalkan sejumlah barang-barang pribadinya seperti kasur, baju dan beberapa peralatan dapur.
Yuanita mengatakan, saat ini ia tinggal di Kota Surabaya. Dia menyewakan rumah kepada customernya melalui situs OLX, dengan harga Rp1,5 juta per bulan sudah termasuk biaya iuran lingkungan.
"Yang sewa pasangan suami istri, usia sekitar 30-an. Mereka sudah sewa sejak tahun lalu," katanya, Minggu 6 November 2022.
Menghilangnya pasangan tersebut diketahui ketika tetangga rumah melaporkan ke Yunita, jika rumah tersebut terlihat dalam keadaan kosong beberapa minggu terakhir.
Yunita pun mencoba menghubungi si penyewa namun nomernya sudah tidak aktif. Akhirnya ia mendatangi rumah tersebut di Pasar Kemis. Saat dicek, betapa terkejut dirinya mendapati seluruh ruangan dalam keadaan berantakan penuh sampah.
"Kondisinya benar-benar jorok," jelas Yunita.
Tak hanya itu, penyewa meninggalkan kontrakan dengan kondisi menunggak tagihan air dan iuran pemeliharaan lingkungan (IPL). Dengan kekecewaan, Yuanita menganggap penyewanya mengalami kelainan jiwa.
“Itu orang sakit jiwa, bagaimana bisa dalam rumah kondisi penuh sampah. Saya mau sakit hati tapi orangnya sudah kabur. Semoga Allah membalas,” tambahnya.
Lihat postingan ini di Instagram
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGKasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews