Connect With Us

Wanita Hipnotis Pegawai di Karawaci Tangerang Bawa Kabur Motor, Ini Modusnya

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 4 Agustus 2022 | 12:55

Pelaku modus penipuan membawa kabur sepeda motor ditandai lingkar merah. (Achmad Irfan Fauzi / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Nahas dialami, Riza, pegawai toko minuman di Jalan Beringin Raya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang yang menjadi korban hipnotis.

Pelaku diduga seorang wanita yang berperan sebagai pembeli minuman. Pelaku berhasil membawa kabur sepeda motor korban dengan modus akan memborong minuman.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 28 Juli 2022, sekitar pukul 23.50 WIB.

Adapun peristiwa ini bermula saat toko minuman ini didatangi seorang wanita.

Saat itu, seorang wanita tersebut berpura-pura memesan minuman dalam jumlah banyak.

"Kemudian dia pesan minuman dalam jumlah banyak, tapi saat itu tidak membawa uang," jelas Sarah, rekan korban yang juga pegawai toko minuman, Kamis, 4 Agustus 2022.

Lantaran alasan tidak membawa uang, pegawai kemudian menawarkan pelaku untuk membayar secara debit. Namun, pelaku bersikukuh ingin membayar pesanannya secara tunai.

“Saya sudah bilangin, bisa debit atau besok saja datang lagi. Tapi ibu itu maksa maunya bayar cash, minta dianterin ke ATM,” jelasnya.

Sarah mengatakan, karena terlihat meyakinkan, rekannya, Riza (si pemilik motor), menawarkan pelaku untuk diantar ke gerai ATM terdekat. Tapi pelaku menolak.

"Enggak mau kalau sama cowo, akhirnya saya (Sarah) yang anterin. Karena tidak bisa bawa motor, jadinya saya dibonceng dan mengarah ke gerai ATM dekat SPBU TangCity. Di sana dia mengaku mau telpon suaminya," ungkap Sarah.

Ketika diantarkan, pelaku beralasan kepada Sarah kalau suaminya sudah berada di toko minuman. Sedangkan pelaku akan menjemput anaknya di kawasan Modernland.

“Saat itu saya merasa seperti dihipnotis. Sejujurnya saya lupa-lupa ingat, tapi akhirnya saya sadar kalau saya korban hipnotis," katanya.

Setelah mengalami kejadian tersebut, pihak korban telah membuat laporan polisi.

Kanit Reskrim Polsek Tangerang AKP Imron Masadi, membenarkan adanya laporan pencurian sepeda motor bermodus hipnotis tersebut.

Menurutnya, pelaku memang berpura-pura akan membeli minuman sebanyak 40 gelas.

Imron menyebut, Ketika mengantarkan pelaku untuk mengambil uang di gerai ATM, korban ditinggal. Sedangkan sepeda motor korban dibawa kabur pelaku.

"Korban ditinggal dan sepeda motor tersebut dibawa pelaku dari TKP di SPBU dekat TangCity," jelasnya.

Pihak kepolisian kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut.

Imron memastikan insiden dengan pelaku yang sama ini sudah beberapa kali terjadi, sehingga masyarakat harus waspada dengan berbagai bentuk kejahatan.

"Berdasarkan informasi dari Polsek Karawaci, sudah lima kasus yang sama dan fotonya dicocokin sama si perempuan itu. Jadi sudah seringkali, modus yang sama di Karawaci," tutur Imron.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45

Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill