Connect With Us

Tim SAR Masih Cari Kakek Tenggelam di Kali Cimanceuri Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 17 November 2022 | 12:33

Tim SAR gabungan mencari kakek tenggelam di Kali Cimanceuri, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Kamis 17 November 2022. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Seorang kakek yang dikabarkan tenggelam Kali Cimanceuri, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, pada Rabu 16 November 2022, sore masih dalam pencarian Tim SAR gabungan hingga Kamis 17 November 2022.

Fazzli, Kepala Kantor SAR Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) mengatakan, Tim SAR gabungan sejak malam telah melakukan upaya pencarian terhadap korban, Samlawi, 70. Namun hasilnya masih nihil, karena situasi di lapangan minim cahaya.

"Hari ini pencarian dilanjutkan kembali dengan memperluas area pencarian," tegasnya. 

Pihaknya membagi menjadi tiga area pencarian di mana tim pertama akan melakukan penyisiran di sepanjang Kali Cimanceuri menggunakan rubber boat hingga radius 5 KM.

Baca Juga: Mandi Ditinggal Istri, Warga Kronjo Tangerang Hanyut di Sungai Cimanceuri

Tim kedua akan melakukan pencarian dengan penyisiran melalui jalur darat di sepanjang bantaran Kali Cimanceuri hingga radius 3 KM.

Sedangkan tim ketiga akan melakukan pencarian dengan menggunakan Aqua Eye dan Underwater Searching Device, untuk mendeteksi objek di bawah permukaan air.

"Kemudian akan dilakukan penyelaman apabila kondisi memungkinkan dengan radius 10 meter serta kedalaman 3 hingga 4 meter," ujar Fazzli.

Adapun personel SAR gabungan yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari Kantor SAR Jakarta, Polsek Kronjo, Sat Pol PP Kecamatan Kronjo, KODIM 0510 Tangerang, Koramil 08 Kronjo, BPBD Kabupaten Tangerang, dan masyarakat.

Sementara itu, berdasarkan keterangan keluarga korban, peristiwa itu terjadi ketika Samlawi sedang mandi di kali sekitar pukul 16.30 WIB. Namun tiba-tiba ia menghilang, diduga terseret arus kali.

Ternyata hal ini sudah terjadi ketiga kalinya. Sebelumnya korban berhasil ditemukan serta diselamatkan oleh warga yang melihat kejadian tersebut.

Tapi naas, kali ini korban belum juga ditemukan meski sudah dicari warga. Keluarga korban kemudian melaporkan kejadian tersebut pada Polsek Kronjo dan meneruskannya kepada Kantor SAR Jakarta.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

NASIONAL
PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 16:09

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan siap melacak sumber aliran dana harta kekayaan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

KAB. TANGERANG
Kasus Kekerasan Seksual Tinggi, DPRD Desak Pemkab Tangerang Rekrut Saksi Ahli dan Psikolog Tetap

Kasus Kekerasan Seksual Tinggi, DPRD Desak Pemkab Tangerang Rekrut Saksi Ahli dan Psikolog Tetap

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:14

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang Deden Umardani meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memperkuat sistem pendampingan hukum dan psikologis untuk korban kekerasan seksual.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill