Jangan Sepelekan Nyeri Sendi Pagi Hari! Kenali Gejala dan Bahaya Rheumatoid Arthritis
Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:57
Sebagian besar masyarakat sering menganggap nyeri sendi sebagai keluhan ringan akibat kelelahan fisik atau cedera biasa.
TANGERANGNEWS.com-Seorang pemancing ikan, Deni Sugiarto, 35, tewas di Danau Kedaton Golf, Perumahan Cluster Puri Ayu, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Rabu 30 November 2022, malam.
Jasad korban baru ditemukan mengambang oleh Tim Search and Rescue (SAR) Jakarta pada Kamis 1 Desember 2022, pagi.
Awalnya, korban sedang memancing bersama rekannya, sekitar pukul 23.00 WIB. Rekannya yang saat itu sedang fokus memancing, tidak melihat keberadaan korban.
Kemudian ia lekas mencarinya dengan memanggil korban di sekitar danau tersebut. Karena tidak kunjung terlihat akhirnya rekannya tersebut melaporkannya kepada pihak terkait.

Kantor SAR Jakarta lalu mengirimkan personel rescue menuju lokasi kejadian, untuk melakukan pencarian terhadap korban pada Kamis pagi tadi.
Tidak lama berselang, akhirnya korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi mengambang di sekitar lokasi kejadian sekitar pukul 06.30 WIB.
"Petugas langsung melakukan proses evakuasi jenazah korban menuju RSUD Balaraja untuk proses selanjutnya," ungkap Fazzli, Kepala Kantor SAR Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR.
Sebagian besar masyarakat sering menganggap nyeri sendi sebagai keluhan ringan akibat kelelahan fisik atau cedera biasa.
TODAY TAGSeorang pria berinisial EJ, 45, diringkus Jajaran Unit Reskrim Polsek Serpong lantaran melakukan aksi penipuan disertai penyekapan seorang perempuan lanjut usia berinisial ITS, 70.
Ajang pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 resmi menutup rangkaian kegiatannya melalui malam penghargaan Exhibitor Night yang dihelat di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews