Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Warga Kabupaten Tangerang mengaku kecewa dengan sikap dinas pemerintah daerah setempat lantaran saling lempar tanggung jawab terkait masalah prostitusi.
Hal itu terjadi saat hearing dengan DPRD Komisi II Kabupaten Tangerang terkait dugaan maraknya prostitusi di wilayah Citra Raya, Senin 9 Januari 2023.
Ketua Forum Masyarakat Anti Maksiat (Format) Muhdi mengatakan saat hearing, dinas terkait malah saling lempar tanggung jawab.
"Memang namanya di forum seperti ini, mereka kan berupaya untuk mempertahankan diri dan jabatannya," ucapnya, kepada Tangerangnews.com dikantor DPRD Kabupaten Tangerang.
Muhdi mengatakan pihaknya kurang puas dengan hearing yang terus menerus dilakukan tetapi tidak mendapatkan hasil apapun.
"Tinggal kita lihat tindakan selanjutnya dari OPD (organisasi perangkat daerah), apabila tidak ada tindakan yang lebih, tertentu kita bakal ambil tindakan lain," katanya.
Muhdi menyarankan seharusnya OPD menindak tegas terhadap pelaku usaha-usaha prostitusi.
"Biar ada efek jera, kalau ada ke ranah hukumnya silahkan secara pidana. Tetapi jika ada pelanggaran perdanya silahkan berikan sanksi-sanksi yang berat. Intinya bagaimana caranya mereka jera, itu saja," tegasnya.
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk aktif mengawasi pelaksanaan Pra-Sistem Penerimaan Murid Baru (Pra-SPMB) Tahun 2026, agar berjalan transparan, bersih dan bebas dari praktik pungutan liar (pungli).
Unit Reskrim Polsek Curug Polres Tangerang Selatan mengamankan terduga pelaku tindak pidana penganiayaan dan pengancaman terhadap kurir paket di Kampung Pasirandu, Desa Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews