Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TANGERANGNEWS.com-Puskesmas Cisauk, Kabupaten Tangerang memberikan layanan pemasangan alat kontrasepsi secara gratis pada wanita baru menikah dalam program Grebek Keluarga Berencana (KB).
Program tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terhadap masyarakat yang belum mengikuti KB.
“Kami menargetkan wanita yang baru menikah dan juga wanita yang sudah lama menikah, namun belum mengikuti program KB. Setelah mendaftarkan diri, mereka bisa mendapatkan layanan pemasangan IUD/Spiral dan Implan secara gratis,” ucap Kepala Puskesmas Cisauk dr. Lidia Arita, Selasa 14 Februari 2023.
Dalam kegiatan ini diberikan pula layanan konsultasi bagi para peserta KB. Selain itu, layanan ini bukan hanya diberikan kepada masyarakat Kecamatan Cisauk saja.
“Kami juga memberikan pemahaman mengenai perencanaan keluarga yang baik dari mulai pendewasaan usia perkawinan, hingga informasi tentang kesehatan reproduksi,” tutur dr. Lidia.
Adapun persyaratan untuk mengikuti layanan tersebut yaitu dengan membawa fotokopi KTP sebanyak 3 lembar.
Sementara itu, bagi masyarakat yang tidak memiliki KTP Kabupaten Tangerang, maka mereka bisa mendapatkan layanan dengan menyertai surat keterangan domisili.
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TODAY TAGKantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews