Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange
Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), menghadirkan layanan laboratorium gratis, untuk para ibu hamil (bumil).
Kepala Dinkes Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni mengungkapkan layanan laboratoirum gratis ini hadir di 38 Puskesmas se-Kota Tangerang.
Untuk mendapat layanan ini, ibu hamil hanya perlu melakukan registrasi kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di Puskesmas di wilayah tersebut.
Laboratorium gratis ini, menyediakan layanan pemeriksaan hemoglobin (hb) dan sel-sel darah, pemeriksaan golongan darah, pemeriksaan protein urine, pemeriksaan hepatitis (HbsAg), pemeriksaan syphilis (RPR), pemeriksaan HIV, dan pemeriksaan gula darah.
“Untuk mendapatkan layanan ini, dipastikan para ibu hamil tidak dibebani dengan persyaratan yang rumit. Peserta hanya diwajibkan mendaftakan diri dan mengubah kepesertaan BPJS masing-masing di Puskesmas terdekat," jelas dr. Dini.
Ia pun menuturkan, program pelayanan pemeriksaan laboratorium gratis untuk ibu hamil ini merupakan bagian usaha mengelaborasi fasilitas pelayanan Dinkes Kota Tangerang.
Berjalannya program ini, dr. Dini berharap mampu meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat secara umum, terutama ibu hamil, untuk bersama-sama memperhatikan kualitas anak sejak di dalam kandungan.
“Ayo, daftarkan kepesertaan BPJS kamu ke Puskesmas Kota Tangerang terdekat. Pastikan dengan program ini, semua ibu di Kota Tangerang sehat dan balita di Kota Tangerang kuat," ajaknya.
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TODAY TAGPelatih baru Tim Nasional (Timnas) Indonesia mengungkapkan kesannya usai mendengar pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya, Selasa, 13 Januari 2026, lalu.
Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
Sejumlah bencana alam yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir di berbagai daerah Indonesia kembali memunculkan persoalan klasik namun krusial, yakni krisis air bersih.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews