Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD
Kamis, 21 Mei 2026 | 23:28
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), menghadirkan layanan laboratorium gratis, untuk para ibu hamil (bumil).
Kepala Dinkes Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni mengungkapkan layanan laboratoirum gratis ini hadir di 38 Puskesmas se-Kota Tangerang.
Untuk mendapat layanan ini, ibu hamil hanya perlu melakukan registrasi kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di Puskesmas di wilayah tersebut.
Laboratorium gratis ini, menyediakan layanan pemeriksaan hemoglobin (hb) dan sel-sel darah, pemeriksaan golongan darah, pemeriksaan protein urine, pemeriksaan hepatitis (HbsAg), pemeriksaan syphilis (RPR), pemeriksaan HIV, dan pemeriksaan gula darah.
“Untuk mendapatkan layanan ini, dipastikan para ibu hamil tidak dibebani dengan persyaratan yang rumit. Peserta hanya diwajibkan mendaftakan diri dan mengubah kepesertaan BPJS masing-masing di Puskesmas terdekat," jelas dr. Dini.
Ia pun menuturkan, program pelayanan pemeriksaan laboratorium gratis untuk ibu hamil ini merupakan bagian usaha mengelaborasi fasilitas pelayanan Dinkes Kota Tangerang.
Berjalannya program ini, dr. Dini berharap mampu meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat secara umum, terutama ibu hamil, untuk bersama-sama memperhatikan kualitas anak sejak di dalam kandungan.
“Ayo, daftarkan kepesertaan BPJS kamu ke Puskesmas Kota Tangerang terdekat. Pastikan dengan program ini, semua ibu di Kota Tangerang sehat dan balita di Kota Tangerang kuat," ajaknya.
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TODAY TAGKepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang mencatat realisasi penerimaan pajak periode Januari hingga Juni 2026 sebesar Rp1.490.115.882.752.
Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews