Tahanan Kasus Narkoba Polresta Tangerang Meninggal di RS Polri Akibat Sakit
Sabtu, 4 Juli 2026 | 21:07
Seorang tahanan Polresta Tangerang dengan inisial HW meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta.
TANGERANGNEWS.com-Sejumlah ruas jalan di Tangerang banyak yang rusak dan berlubang. Tak sedikit pengendara yang celaka. Supaya tidak menjadi korban berikutnya sebaiknya hindari jalan rusak.
Dengan kondisi jalan saat ini banyak yang rusak, pengendara harus lebih hati-hati. Penting juga sebelum berangkat melakukan beberapa hal ini:
1. Cobalah untuk mencari rute alternatif yang lebih baik dan lebih aman. Kalau sudah tahu jalan rusak jangan dilewati lagi.
2. Menghindari jalan sempit dan berkelok-kelok. Apalagi jalan tersebut tidak biasa dilewati. Hal ini membahayakan keselamatan dan mengakibatkan kerusakan pada kendaraan.
3 . Jangan melewati jalan terlalu curam atau terjal. Jalan yang terlalu terjal atau curam dapat menyebabkan kendaraan sulit menanjak atau menurun
4. Memerhatikan kondisi cuaca. Hindari jalan yang berlumpur atau terendam air ketika hujan turun karena hal ini dapat menyebabkan kendaraan terpeleset.
5. Mengganti ban yang sudah botak. Karena akan terhindari dari selip saat berada di jalan licin dan berlumpur. Pentingnya juga mengganti komponen yang lain agar terhindar dari kerusakan parah yang mengakibatkan celaka.
6. Gunakan kendaraan dengan suspensi yang baik. Kendaraan dengan suspensi yang baik dapat membantu mengurangi getaran pada kendaraan ketika melewati jalan yang buruk dan dapat memperpanjang masa pakai kendaraan.
7. Jangan berkendara dengan kecepatan tinggi karena berisiko. Ini dapat membahayakan keselamatan dan merusak kendaraan.
TODAY TAGSeorang tahanan Polresta Tangerang dengan inisial HW meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.
Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews