Connect With Us

Hindari Jalan Rusak di Tangerang, Ini yang Harus Dilakukan Pengendara

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 10 Maret 2023 | 17:59

Suasana lalu lintas di Jalan Raya Perancis, Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah ruas jalan di Tangerang banyak yang rusak dan berlubang. Tak sedikit pengendara yang celaka. Supaya tidak menjadi korban berikutnya sebaiknya hindari jalan rusak. 

Dengan kondisi jalan saat ini banyak yang rusak, pengendara harus lebih hati-hati. Penting juga sebelum berangkat melakukan beberapa hal ini:

1. Cobalah untuk mencari rute alternatif yang lebih baik dan lebih aman. Kalau sudah tahu jalan rusak jangan dilewati lagi.

2. Menghindari jalan sempit dan berkelok-kelok. Apalagi jalan tersebut tidak biasa dilewati. Hal ini membahayakan keselamatan dan mengakibatkan kerusakan pada kendaraan.

3 . Jangan melewati jalan terlalu curam atau terjal. Jalan yang terlalu terjal atau curam dapat menyebabkan kendaraan sulit menanjak atau menurun

4. Memerhatikan kondisi cuaca. Hindari jalan yang berlumpur atau terendam air ketika hujan turun karena hal ini dapat menyebabkan kendaraan terpeleset.

5. Mengganti ban yang sudah botak. Karena akan terhindari dari selip saat berada di jalan licin dan berlumpur. Pentingnya juga mengganti komponen yang lain agar terhindar dari kerusakan parah yang mengakibatkan celaka. 

6. Gunakan kendaraan dengan suspensi yang baik. Kendaraan dengan suspensi yang baik dapat membantu mengurangi getaran pada kendaraan ketika melewati jalan yang buruk dan dapat memperpanjang masa pakai kendaraan.

7. Jangan berkendara dengan kecepatan tinggi karena berisiko. Ini dapat membahayakan keselamatan dan merusak kendaraan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

TANGSEL
Ngantuk Usai Nobar Final Piala Dunia 2026, Pemotor Terjatuh hingga Luka-luka di Flyover Ciputat

Ngantuk Usai Nobar Final Piala Dunia 2026, Pemotor Terjatuh hingga Luka-luka di Flyover Ciputat

Senin, 20 Juli 2026 | 19:30

Sebuah kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Flyover Ciputat, Kota Tangerang Selatan, arah Jakarta, pada Senin 20 Juli 2026, pagi.

BANTEN
Polda Banten Usut Dugaan Penculikan dan Pengeroyokan Aktivis di Lebak, Pelaku Masih Diburu

Polda Banten Usut Dugaan Penculikan dan Pengeroyokan Aktivis di Lebak, Pelaku Masih Diburu

Senin, 20 Juli 2026 | 14:27

Peristiwa dugaan tindak pidana pengeroyokan dan penculikan terhadap seorang aktivis bernama Fam Fuk Tjhong (Uun) di wilayah Kabupaten Lebak, dilaporkan ke Polda Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill