Connect With Us

Pemkab Tangerang Belum Akan Terapkan 50 Persen ASN WFH

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 27 Agustus 2023 | 20:29

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang belum akan menerapkan ketentuan Work From Home (WFH), bagi 50 persen aparatur sipil negara (ASN)

Hal ini menyusul adanya adanya kebijakan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No 2/2023 tentang Pengendalian Pencemaran Udara pada wilayah Jabodetabek.

"Soal instruksi Mendagri yang WFH 50 persen masih kita kaji lagi, karena kita masih mengecek dulu kualitas udara yang kemungkinan punya kualitas udara buruk," kata Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskanda, Minggu 27 Agustus 2023.

Ia menyebut sejumlah daerah yang kemungkinan memiliki kualitas udara buruk di Kabupaten Tangerang, yakni berada di Kecamatan Cisauk, Kelapa Dua, Pasar Kemis, Rajeg dan Teluk Naga. 

"Wilayah dengan kualitas udara buruk itu belum kita pasang indikator udara. Nanti, apabila memang kualitasnya buruk maka akan kita terapkan WFH itu, saat ini belum," ujarnya. 

Bila kualitas udara buruk, menurut Zaki bukan hanya diakibatkan oleh aktivitas pembakaran sampah, namun lebih besar karena emisi dari kendaraan roda dua. 

Karena itu upayanya bukan hanya WFH, tapi juga seperti penanaman mangrove di pesisir pantai Kabupaten Tangerang yang kerap dilakukan.

"Emisi kendaraan roda dua ini juga besar dan cukup banyak mempengaruhi kualitas udara. Jadi, beragam upaya pun kita lakukan untuk memperbaikinya, bukan hanya WFH ," ungkapnya. 

BANTEN
Gelar Inspiring Srikandi, PLN Banten Dorong Pegawai Perempuan Aktif Kontribusi Aksi Nyata

Gelar Inspiring Srikandi, PLN Banten Dorong Pegawai Perempuan Aktif Kontribusi Aksi Nyata

Jumat, 1 Mei 2026 | 12:38

PT PLN Persero melalui Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar kegiatan Inspiring Srikandi, yakni program untuk mendorong peningkatan kapasitas sekaligus kontribusi nyata para pekerja perempuan.

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill