Belum Ada Temuan Kasus Superflu di Kota Tangerang, Ini Bedanya dengan Flu Biasa
Selasa, 13 Januari 2026 | 11:18
Hingga pertengahan Januari 2026 belum ditemukan kasus virus superflu di wilayah Kota Tangerang.
TANGERANGNEWS.com- Sebanyak empat titik di Kota Tangerang menjadi lokasi monitoring dari Sistem Pemantauan Kualitas Udara atau Air Quality Monitoring System (AQMS) atau SIPAKU lantaran dinilai strategis.
Empat titik tersebut di anataranya Sudimara Barat (AQMS dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan), Benteng Betawi (AQMS dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan), Pasir Jaya (AQMS dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan), dan Taman Gajah Tunggal (AQMS dari Badan Riset dan Inovasi Nasional/BRIN).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Tihar Sopian mengatakan, SIPAKU berfungsi sebagai alat pemantau dan monitoring kualitas udara meliputi sampel data terkait polusi udara di Kota Tangerang.
Tihar menjelaskan, SIPAKU beroperasi secara otomatis, kontinyu, dan berbasis real time atau 24 jam. Perannya, yakni sebagai produsen informasi kualitas udara di Kota Tangerang.
Baca Juga: Kendaraan Bermotor Disebut Jadi Biang Kerok Polusi Udara di Kota Tangerang
“AQMS ini dirancang untuk dapat menghitung kadar senyawa-senyawa tertentu yang ada di udara, seperti PM10, PM 2,5, SO2, NOx, O3, NO2, CO, dsb. Lewatnya, masyarakat jadi bisa mendapatkan informasi yang jelas, parameter udara di Kota Tangerang dalam keadaan baik atau buruknya," terangnya, Kamis, 24 Agustus 2023.
Selain itu, Tihar memastikan pihaknya telah melakukan perawatan secara rutin terhadap SIPAKU guna menjaga kualitas sensibilitas AQMS.
Baca Juga: Kualitas Udara Tangerang dan Tangsel Buruk, Ini Dampaknya Bagi Kesehatan
Menurutnya, keberadaan SIPAKU saat ini akan menjadi cukup krusial mengingat kondisi kualitas udara di Jabodetabek yang tengah memburuk.
Oleh karena itu, pihak DLH Kota Tangerang berupaya untuk mensosialisasikan keberadaan SIPAKU agar masyarakat dapat menerima dan mengakses informasi mengenai kualitas udara yang akurat, valid, dan kredibel di Kota Tangerang.
Hingga pertengahan Januari 2026 belum ditemukan kasus virus superflu di wilayah Kota Tangerang.
TODAY TAGMusisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi
Tes Kemampuan Akademik atau TKA kembali akan dilaksanakan pada 2026 untuk jenjang SD dan SMP. Pelaksanaan asesmen ini dijadwalkan berlangsung pada April 2026 dan dapat diikuti peserta didik dari jalur pendidikan formal, nonformal, maupun informal.
Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews