Tunduk Syariat
Selasa, 8 September 2026 | 22:01
Dakwah yang dilakukan oleh Rasulullah Muhammad saw, akhirnya sampai juga ke tanah Yatsrib, Kota Madinah.
TANGERANGNEWS.com- Sebanyak empat titik di Kota Tangerang menjadi lokasi monitoring dari Sistem Pemantauan Kualitas Udara atau Air Quality Monitoring System (AQMS) atau SIPAKU lantaran dinilai strategis.
Empat titik tersebut di anataranya Sudimara Barat (AQMS dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan), Benteng Betawi (AQMS dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan), Pasir Jaya (AQMS dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan), dan Taman Gajah Tunggal (AQMS dari Badan Riset dan Inovasi Nasional/BRIN).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Tihar Sopian mengatakan, SIPAKU berfungsi sebagai alat pemantau dan monitoring kualitas udara meliputi sampel data terkait polusi udara di Kota Tangerang.
Tihar menjelaskan, SIPAKU beroperasi secara otomatis, kontinyu, dan berbasis real time atau 24 jam. Perannya, yakni sebagai produsen informasi kualitas udara di Kota Tangerang.
Baca Juga: Kendaraan Bermotor Disebut Jadi Biang Kerok Polusi Udara di Kota Tangerang
“AQMS ini dirancang untuk dapat menghitung kadar senyawa-senyawa tertentu yang ada di udara, seperti PM10, PM 2,5, SO2, NOx, O3, NO2, CO, dsb. Lewatnya, masyarakat jadi bisa mendapatkan informasi yang jelas, parameter udara di Kota Tangerang dalam keadaan baik atau buruknya," terangnya, Kamis, 24 Agustus 2023.
Selain itu, Tihar memastikan pihaknya telah melakukan perawatan secara rutin terhadap SIPAKU guna menjaga kualitas sensibilitas AQMS.
Baca Juga: Kualitas Udara Tangerang dan Tangsel Buruk, Ini Dampaknya Bagi Kesehatan
Menurutnya, keberadaan SIPAKU saat ini akan menjadi cukup krusial mengingat kondisi kualitas udara di Jabodetabek yang tengah memburuk.
Oleh karena itu, pihak DLH Kota Tangerang berupaya untuk mensosialisasikan keberadaan SIPAKU agar masyarakat dapat menerima dan mengakses informasi mengenai kualitas udara yang akurat, valid, dan kredibel di Kota Tangerang.
Dakwah yang dilakukan oleh Rasulullah Muhammad saw, akhirnya sampai juga ke tanah Yatsrib, Kota Madinah.
TODAY TAGPemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mengumpulkan donasi sebesar Rp1 miliar untuk korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dari hasil penggalangan dana pada Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews