Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TANGERANGNEWS.com-Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Tangerang Yayat Rohimat menyebut, pihaknya sudah menerima 60 persen hasil dari pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak.
Pelaksanaan Pilkades serentak itu berlangsung pada Minggu 24 September 2023.
"Saat ini, dinasnya sudah 60 persen menerima hasil dari Pilkades serentak kemarin," ungkap Yayat kepada TangerangNews.com, Selasa, 25 September 2023
Yayat mengungkapkan, dalam pelaksanaan Pilkades serentak, semuanya dapat berjalan lancar dan kondusif.
Terdapat 16 desa di Kabupaten Tangerang yang menyelenggarakan Pilkades serentak, ditambah dua desa yang melakukan Pilkades Pergantian Antar Waktu (PAW).
“Jadi semuanya ada 18 desa yang melaksanakan Pilkades. Saat ini kita tengah menunggu hasil akhir,” ucapnya.
Menurutnya, tahapan selanjutnya adalah melakukan pelantikan terhadap kepala desa terpilih.
“Pelantikan tersebut, untuk waktunya belum bisa ditentukan. Namun pastinya kurang dari satu bulan akan dilantik,” katanya.
Yayat juga mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat terhadap Pilkades serentak di Kabupaten Tangerang.
“Meskipun kemarin ada peristiwa keluar asap di kotak suara pada Pilkades Pasir Nangka, Tigaraksa. Namun semuanya itu bisa dilanjutkan dengan baik,” pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TODAY TAGMulai 1 Juli 2026, proses keberangkatan jemaah umrah rombongan yang menggunakan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) akan dialihkan secara terpusat melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
Platform e-commerce Tokopedia dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah merumuskan skema kebijakan untuk merespons sejumlah keluhan yang disampaikan oleh komunitas pengemudi ojek online (ojol) roda dua dan roda empat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews