Connect With Us

Perumda Pasar NKR Bantah Kerahkan Ormas dalam Kerusuhan di Pasar Kutabumi Tangerang

Dimas Wisnu Saputra | Rabu, 11 Oktober 2023 | 05:04

Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar NKR Finny Widiyanti (tengah) saat konferensi pers terkait masalah kericuhan di Pasar Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Rabu 11 Oktober 2023. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Perusahaan umum daerah (Perumda) Pasar Niaga Kerta Raharja (NKR) membantah telah terlibat dalam kericuhan di Pasar Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, beberapa waktu lalu.

Hal itu menepis beredarnya surat permohonan bantuan penertiban pedagang Pasar Kutabumi dari Perumda Pasar kepada organisasi masyarakat (ormas), yang berujung pada penyerangan dan penjarahan.

Ditegaskan Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar NKR Finny Widiyanti, pihaknya tidak pernah membuat, merencanakan dan menyuruh ormas dalam penertiban pasar.

Jika memang Perumda Pasar mengeluarkan surat itu, menurutnya, harus ditanda tangani oleh direktur utama dan menggunakan kop surat resmi Perumda Pasar dengan alamat yang jelas.

"Dengan surat beredar itu, sekali lagi kami tegaskan bahwa surat itu tidak dibuat. Itu oknum semua, sudah kita serahkan ke Kepolisian," tegas saat konferensi pers di Tigaraksa, Rabu 11 Oktober 2023.

Fenny pun mengecam keras terkait kerusuhan yang terjadi di Pasar Kutabumi. 

Ia menegaskan jika memang adanya pihak internal Perumda Pasar yang terindikasi terlibat, maka dia akan menjatuhkan sanksi tegas sesuai standar operasional perusahaan (SOP) yang berlaku.

"Kalau misalkan ada segala sesuatu yang menyalahi aturan secara displiner, maka kami akan keluarkan sanksi tersebut terhadap yang bersangkutan," katanya.

OPINI
Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Jumat, 11 September 2026 | 18:05

Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

SPORT
Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Rabu, 16 September 2026 | 21:56

Pertumbuhan ekosistem digital yang semakin besar sering kali menciptakan tantangan baru, terutama dalam menjaga konektivitas, interaksi, dan peluang kolaborasi antarperusahaan agar berjalan beriringan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill