Connect With Us

Suami Aniaya Istri Pakai Balok di Cisoka Tangerang Diringkus

Dimas Wisnu Saputra | Kamis, 2 November 2023 | 21:32

Ilustrasi penganiayaan. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-SY, 32, yang melarikan diri setelah menghajar sang istri siri pakai kayu balok di Kampung Bunar Pamungkas, Desa Sukatani, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang akhirnya diringkus polisi.

SY ditangkap aparat Polsek Cisoka dan Satreskrim Polresta Tangerang saat bersembunyi di rumah kerabatnya di wilayah Tangerang.

Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol N Yusuf mengatakan SY ditangkap usai menganiaya SP, 25, istrinya sendiri, pada Jumat, 6 Oktober 2023.

"Sudah ditangkap Senin 30 Oktober 2023, pelaku ini memang selalu berpindah-pindah tempat," katanya, Kamis, 2 November 2023.

Saat ini, kata Arief, penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap SY untuk mengetahui motif pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban.

Pelaku dijerat Pasal 351 ayat 2 Kitab Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penganiayaan Berat dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara.

"Karena korbannya mengalami luka berat seperti bocor dibagian kepala dan di bagian tubuh lain," pungkasnya. 

Diberitakan sebelumnya, istri siri di Kampung Bunar Pamungkas, RT02/02, Desa Sukatani, Kecamatan Cisoka Kabupaten Tangerang dianiayai suaminya menggunakan kayu balok hingga babak belur.

Penganiayan itu dilakukan lantaran sang suami merasa tersinggung ketika disuruh isrinya mencari kerja.

SY yang sudah tidak bekerja kerap ditawari temannya pekerjaan, namun selalu menolak. Hal itu membuat istrinya mengeluh karena ekonomi mereka sedang kekurangan.

Tak terima dinasehati, SY pun mengambil kayu balok yang ada di dekatnya dan memukuli SP hingga terkapar bersimbah darah, kemudian melarikan diri.

OPINI
Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:37

‎Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANTEN
Andra Soni Tanggapi Video Perbandingan Jalan Perbatasan di Lebak Masih Tanah dengan Bogor Beraspal

Andra Soni Tanggapi Video Perbandingan Jalan Perbatasan di Lebak Masih Tanah dengan Bogor Beraspal

Rabu, 14 Januari 2026 | 21:24

Sebuah video yang memperlihatkan kontras kondisi jalan di perbatasan Provinsi Banten dan Jawa Barat menjadi sorotan warganet.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill