Connect With Us

Viral, Suami di Serpong Tangsel Tega Aniaya Istri yang Hamil 4 Bulan hingga Luka Parah 

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 14 Juli 2023 | 17:24

Tangkapan layar aksi penganiayaan suami terhadap istri di Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Rabu, 12 Juli 2023 (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Beredar video yang memperlihatkan seorang suami tega menganiaya istrinya sendiri di kawasan rumah kontrakan, Perumahan Serpong Park, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Berdasarkan informasi, peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Rabu, 12 Juli 2023, dini hari. 

Dalam video yang diunggah akun Instagram @viralciledug, pelaku berinisial BJ, 38, terlihat mengapit leher korban TM, 21, yang saat itu diketahui tengah dalam usia kandungan empat bulan di halaman rumah kontrakannya.

Keributan itu pun sontak menarik perhatian warga sekitar dan penghuni kontrakan lainnya.

Belum diketahui apa motif sebenarnya dari BJ tega menindih kemudian memukuli TM berkali-kali pada bagian wajah hingga korban yang sudah tak berdaya mengalami luka lebam dan berdarah.

Bahkan, BJ tidak ragu menyeret-nyeret TM dari halaman untuk masuk ke dalam kontaran yang ditempatinya.

Aksi brutal BJ kemudian berusaha dihentikan oleh pengurus lingkungan bersama warga setempat. Namun, BJ yang tersulut emosi justru menantang balik.

Di lain sisi, ibu korban Yati Holifah mengaku tidak mampu berbuat banyak lantaran turut menjadi sasaran penganiayaan BJ.

Menurut penuturannya, kejadian bermula saat saat dirinya mendengar suara pintu terbuka, ketika diperiksa ternyata pelaku sudah berada di dalam kamar bersama korban yang sudah terluka parah pada bagian hidung.

Ia pun berusaha melerai pertikaian tersebut. Tetapi, BJ justru mendaratkan pukulan ke kepalanya. 

Melihat ibunya dipukul BJ, korban melarikan diri melalui jendela guna meminta pertolongan.

BJ yang mengetahui hal itu kemudian mengejar korban dan berhasil menangkapnya di halaman kontrakan seperti yang terlihat dalam video.

Mendengar keributan tersebut warga pun menolong korban dan mengamankan pelaku untuk diserahkan kepada pihak berwajib.

Sementara itu, pihak Polres Tangsel menyatakan bahwa kasus penganiayaan suami terhadap istri tersebut telah ditangani oleh penyidik unit PPA Sat Reskrim Res Tangsel.

"Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka," kata akun resmi Humas Polres Tangsel, @humasrestangsel dikutip pada Jumat, 14 Juli 2023.

Saat ini, kasus penganiayaan suami terhadap istri tengah dalam tahapan gelar perkara guna proses penyidikan untuk diajukan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

NASIONAL
Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Putuskan Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga September 2026

Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Putuskan Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga September 2026

Jumat, 3 Juli 2026 | 21:48

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) untuk periode Juli hingga September 2026 tetap berlaku tanpa kenaikan.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

KOTA TANGERANG
Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill