Peluang Argentina Back to Back Juarai Piala Dunia 2026
Rabu, 15 Juli 2026 | 12:55
Persaingan menuju gelar Piala Dunia 2026 hanya menyisakan empat negara, yakni Timnas Argentina, Timnas Inggris, Timnas Prancis, dan Timnas Spanyol.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menyiagakan 12 posko penanganan kebencanaan yang tersebar di wilayah tersebut.
Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya bencana pada saat pencoblosan atau pemungutan suara Pemilu 2024, pada Rabu 14 Februari 2024 besok.
Mengingat wilayah Tangerang dan sekitarnya tengah dilanda musim hujan.
"Dalam pelaksanaan Pemilu besok kami sudah siapkan petugas untuk antisipasi terutama di titik-titik yang rawan terjadinya genangan dan banjir," ucap Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat, Selasa 13 Februari 2024.
Ia mengatakan, BPBD sendiri sudah mengantisipasi dari jauh-jauh hari dengan memetakan daerah-daerah khususnya kecamatan dan desa yang rawan banjir, seperti di Gelam Jaya, Teluk Naga dan Kosambi.
"Di tiga wilayah tersebut juga sudah kami antisipasi, dengan disiagakannya sarana dan prasarana seperti perahu karet sudah kami siagakan di sana," katanya.
BPBD juga telah menyiapkan regu tambahan di kedua belas posko tersebut dengan menyiagakan sebanyak 12 personel yang dibagi dalam dua regu dalam satu posko.
Para personel tersebut akan selalu siaga turun ke lapangan melakukan penanganan bencana saat hari pencoblosan nanti.
"Jadi yang biasa piket satu regu, besok kita siapkan dua regu. Kita lipat gandakan untuk antisipasi, satu regu terdiri dari 6 orang terkecuali di Mako Curug ada 20 personel," ujarnya.
Ujat juga berpesan kepada seluruh pasukannya agar dapat bertugas dengan maksimal, dengan tetap memperhatikan kondisi fisik serta kesehatan masing-masing personel.
"Kami harap Pemilu ini dapat terselenggara dengan baik," pungkasnya.
Persaingan menuju gelar Piala Dunia 2026 hanya menyisakan empat negara, yakni Timnas Argentina, Timnas Inggris, Timnas Prancis, dan Timnas Spanyol.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews