Connect With Us

Ada 2.381 Pemilih Disabilitas dalam Pemilu 2024 di Tangsel

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 13 Februari 2024 | 12:49

Ilustrasi pemilih disabilitas. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Sebanyak 2.381 disabilitas terdaftar dalam daftar pemilih khusus Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Hal itu diutarakan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tangsel M Taufiq MZ dalam Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah di Grand Zuri, Tangsel, pada Senin, 12 Februari 2024.

Dari jumlah tersebut, 1.150 diantaranya merupakan disabilitas fisik, 115 intelektual, 558 mental, 249 tuna wicara, 78 tuna rungu, dan 231 tuna netra.

Sebagai tambahan, tercatat sebanyak 1.022.237 daftar pemilih tetap (DPT) di Kota Tangsel, yang akan menggunakan hak suaranya di 3.824 TPS tersebar di 7 kecamatan dan 54 kelurahan se-Kota Tangsel.

Total DPT tersebut didominasi oleh kalangan Millenial 35 persen atau sebanyak 356.299 pemilih, Gen X 305.568 pemilih, Gen Z 219.487 pemilih, Baby Boomers 130.547 pemilih, dan Pre-Boomers 10.337 pemilih.

KOTA TANGERANG
Gratis! Begini Prosedur Ganti Dokumen Rusak Akibat Banjir di Disdukcapil Kota Tangerang

Gratis! Begini Prosedur Ganti Dokumen Rusak Akibat Banjir di Disdukcapil Kota Tangerang

Rabu, 28 Januari 2026 | 23:42

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang membuka layanan khusus bagi warga yang dokumen kependudukannya mengalami kerusakan atau hilang akibat musibah banjir.

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill