KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com- PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) melalui Komunitas Kejar Mimpi menggelar kegiatan penanaman Mangrove di Tanjung Pasir, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, pada Minggu, 18 Februari 2024, lalu.
Kegiatan bertajuk "Tanam Harapan, Tuai Masa Depan Bersama Kejar Mimpi" diikuti oleh komunitas Kejar Mimpi Tangerang dan Jakarta berkolaborasi dengan Perhutani, serta dibantu masyarakat sekitar mencapai total 100 peserta.
Selain kegiatan menanam, masyarakat juga diberi edukasi terkait menciptakan lingkungan yang lebih baik melalui penanaman pohon Mangrove.
"Kami menyadari bahwa pengetahuan masyarakat di daerah pesisir pantai, khususnya di Tangerang, masih minim tentang mangrove," ujar Leader Kejar Mimpi Tangerang, Deni Triyasa.
Lanjut Deni, masyarakat juga diberi pemahaman terkait potensi pengelolaan pohon Mangrove menjadi produk-produk bernilai, seperti makanan, minuman, sabun, dan lain sebagainya.
"Mangrove tidak hanya dapat ditanam, tetapi juga dapat diolah," ucap Deni.
Deni berharap, kegiatan tersebut dapat menjadi menginspirasi masyarakat, khususnya di wilayah pesisir untuk turut serta aktif dalam menjaga dan memulihkan ekosistem Mangrove di Kabupaten Tangerang.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
Sekitar 2.000 pegawai Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terindikasi terlibat aktivitas judi online (judol) berdasarkan hasil penelusuran terhadap transaksi sepanjang 2024 hingga 2025.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews