Tokopedia Dikabarkan Bakal PHK Besar-besaran 90 Persen Karyawan
Kamis, 2 Juli 2026 | 12:04
Platform e-commerce Tokopedia dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar.
TANGERANGNEWS.com-Warga di kawasan pemukiman Bumi Serpong Damai (BSD) City masih kesulitan air bersih akibat dampak dari kebocoran pipa pada Water Treatment Plan (WTP) Sampora di Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang.
Meski Perumdam Tirta Kerja Raharja (TKR) selaku pengelola WTP sudah melakukan perbaikan, namun ternyata suplai air belum kembali normal.
Seperti di Klaster Foresta, BSD City. Menurut security setempat, Dadang, sejumlah penghuni klaster masih tidak bisa mengakses air bersih, sehingga mereka pun menyampaikan komplain.
"Iya kami menjelaskan untuk saat ini pipa saluran air lagi mengalami kendala, mungkin nanti mengalir lagi," ujarnya.
Hal sama yang dikatakan, Imam, securty Klaster The Eminent. Sampai saat ini, suplai air ke masih terhenti ke pemukiman tersebut.
Warga pun harus mengambil air bersih yang disuplai lewat mobil tangki di pos securty.
"Tadi sore ada warga datang ke pos mengadu kalau air dirumahnya belum menyala sama sekali," tukasnya.
Plt Kabid Humas Perumdam TKR Ari Wibawa saat dikonfirmasi melalui pesan singkat mengenai beberapa penghuni perumahan yang masih terdampak kesulitan air mengatakan pihaknya telah berupaya agar penyaluran air segera kembali normal.
"Insya Allah dalam 1x24 jam, tekanan air akan merata sampai pelanggan, kami masih mendorong terus supaya cepat merata," ujar Ari.
Platform e-commerce Tokopedia dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar.
TODAY TAGSebanyak 75 anak usia dini dari keluarga berpenghasilan rendah di kawasan BSD City dan sekitarnya resmi dinyatakan lulus dari program Pembinaan Anak Usia Dini dan Parenting (PASP) Do & Learn Angkatan XII.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah merumuskan skema kebijakan untuk merespons sejumlah keluhan yang disampaikan oleh komunitas pengemudi ojek online (ojol) roda dua dan roda empat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews