Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com-Penjabat (Pj) Bupati Tangerang, Andi Ony, resmi membuka invitasi olahraga tradisional untuk tingkat SD/MI, SMP/MTS, dan SMA sederajat di Kabupaten Tangerang, di Alun-alun Tigaraksa Puspemkab Tangerang pada Sabtu, 15 Juni 2024.
Pada kesempatan tersebut, Andi Ony menyebut kegiatan olahraga tradisional seperti ini biasanya hanya bisa dilihat setahun sekali, saat perayaan 17 Agustus.
Padahal, menurut Andi kegiatan tersebut seharusnya bisa dijadikan agenda rutin lantaran tidak hanya untuk melatih fisik melalui olahraga, tetapi juga untuk melestarikan budaya.
Misalnya saja, olahraga tradisional bola sundul yang berasal dari Kabupaten Tangerang.
"Event ini harusnya terus dibudayakan dan menjadi sebuah kebiasaan di sekolah-sekolah kita," ujarnya.
Andi berharap, dengan adanya kegiatan invitasi olahraga tersebut dapat menjaga olahraga tradisional tidak punah dan tetap lestari sebagai kearifan lokal, sehingga bisa terus dinikmati berbagai kalangan.
Dia juga mengingatkan pentingnya persiapan menuju Indonesia Emas 2045, yang membutuhkan tiga hal, yakni keutuhan luas wilayah, kekayaan sumber daya alam, dan sumber daya manusia yang tangguh dan kompeten.
"Ini harus terus dilestarikan dan dikembangkan tandasnya," tukasnya.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGPerumahan Mulia Gading Kencana (MGK) di Kibin, Kabupaten Serang, yang dikembangkan oleh PT Infiniti Triniti Jaya, menambah fasilitas kawasan dengan membangun Masjid Ar-Rahmah
Kabar gembira bagi masyarakat Tangerang, khususnya di kawasan Gading Serpong dan sekitarnya. Damessa Family Dental Care, klinik gigi keluarga terpercaya yang telah berdiri sejak 2008, resmi mengumumkan ekspansi terbarunya dengan membuka cabang
Kebijakan pembatasan penggunaan ponsel bagi siswa SMA/SMK di Banten resmi dimulai dari Kabupaten Tangerang. Dinas Pendidikan Provinsi Banten menerapkan aturan pengumpulan ponsel saat jam pelajaran serta melarang pembuatan konten
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews