Connect With Us

30 Petani Rumput Laut Tangerang Diajar Pascapanen dan Sistem Resi Gudang

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 19 Juni 2024 | 17:49

Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang menyelenggarakan sosialisasi mengenai Pascapanen dan Sistem Resi Gudang Rumput Laut di Hotel Istana Nelayan, Kota Tangerang, pada Rabu, 19 Juni 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang menyelenggarakan sosialisasi mengenai Pascapanen dan Sistem Resi Gudang Rumput Laut di Hotel Istana Nelayan, Kota Tangerang, pada Rabu, 19 Juni 2024.

Acara ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Tangerang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. 

Sekitar 30 petani rumput laut dari berbagai wilayah di Kabupaten Tangerang hadir dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam mengelola dan memasarkan hasil panen.

Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Rini Dwi Ari Hayati menjelaskan, sosialisasi ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Selain itu, sosialisasi juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran petani rumput laut tentang praktik terbaik dalam pasca panen, pengelolaan, pemasaran rumput laut, serta manfaat dari sistem resi gudang untuk meningkatkan nilai ekonomis dan keberlanjutan industri rumput laut.

Rini mengatakan, produksi rumput laut di sektor perikanan sebagai komoditas memiliki potensi besar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Terlebih, Kabupaten Tangerang memiliki wilayah potensial untuk pengembangan rumput laut di sepanjang garis pantai dari Teluk Naga hingga wilayah Kemiri. 

"Potensi ini harus selalu ditingkatkan agar rumput laut dapat menjadi komoditas unggulan yang mengangkat perekonomian masyarakat pesisir," ujar Rini dalam sambutannya.

Tak hanya itu, rumput laut juga bisa menjadi alternatif pangan yang sangat bernilai gizi, dan produk olahannya dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir, sehingga membantu meningkatkan kesejahteraan mereka.

Rini berharap melalui kegiatan ini, para petani rumput laut dapat terus mengembangkan pengetahuannya, mulai dari pengelolaan hingga pemasaran, serta dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam kepada para petani tentang proses pasca panen rumput laut serta manfaat dari sistem resi gudang.

"Sehingga dapat memberikan dampak positif bagi para petani rumput laut di Kabupaten Tangerang," pungkasnya.

HIBURAN
Ada Festival Kuliner hingga Turnamen Beyblade, Living World Alam Sutera Diserbu Pengunjung Sepanjang Mei 2026

Ada Festival Kuliner hingga Turnamen Beyblade, Living World Alam Sutera Diserbu Pengunjung Sepanjang Mei 2026

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:37

Suasana berbeda hadir di Living World Alam Sutera sepanjang Mei 2026. Pusat perbelanjaan di kawasan Alam Sutera itu menghadirkan rangkaian program bertema “Spring Escape” yang memadukan dekorasi taman bunga matahari raksasa, festival kuliner

WISATA
Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Selasa, 12 Mei 2026 | 15:52

Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill