Connect With Us

Sekda Tangerang Sebut Keluarga Punya Peran penting Cegah Korupsi 

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 25 Juni 2024 | 19:29

Sekda Tangerang Moch Maesyal Rasyid dalam acara Sosialisasi Antikorupsi, Penandatanganan Fakta Integritas Antikorupsi, di Hotel Yasmin pada Selasa, 25 Juni 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid menyebut keluarga memiliki peran penting dalam pencegahan korupsi.

Hal itu disampaikan Maesyal Rasyid di hadapan para pejabat eselon 2 dan camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang saat memberikan sambutan dalam acara Sosialisasi Antikorupsi, Penandatanganan Fakta Integritas Antikorupsi, dan Pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK)/ Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Hotel Yasmin pada Selasa, 25 Juni 2024.

Menurutnya, upaya pencegahan korupsi harus dimulai dari lingkungan keluarga. Sebab, korupsi tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga menghambat pembangunan, merusak tatanan sosial, dan mengikis kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Maesyal Rasyid menjelaskan, keluarga merupakan langkah awal dari penanaman nilai-nilai moral, etika, dan integritas individu.

"Dengan peran keluarga dapat membangun generasi yang lebih baik," ujarnya.

Lebih lanjut, Maesyal Rasyid memaparkan, terdapat tiga tahapan strategi yang diterapkan untuk pencegahan korupsi, yakni strategi jangka pendek dengan memberikan arahan pencegahan, kemudian strategi jangka menengah dengan memperbaiki sistem untuk menutup celah korupsi, sementara strategi jangka panjangnya ialah dengan mengubah budaya.

"Kita yakin Pemerintah Kabupaten Tangerang bisa bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme," katanya.

Analis Pemberantasan Korupsi Soraya Sri Anggarawati menambahkan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) konsisten dalam memberantas korupsi di Indonesia. KPK mendukung penuh upaya Pemkab Tangerang dalam mencegah dan menekan tindak pidana korupsi di lingkungan pemerintahan.

"Kami sangat bangga dan support atas apa yang dilakukan Pemkab Tangerang ini, untuk menekan angka tindak pindana korupsi yang dilakukan di lingkup pemerintahan," pungkasnya.

KAB. TANGERANG
Aniaya dan Paksa Masturbasi Pegawai Bank Keliling di Tangerang, 8 Terduga Pelaku Diringkus

Aniaya dan Paksa Masturbasi Pegawai Bank Keliling di Tangerang, 8 Terduga Pelaku Diringkus

Jumat, 7 Agustus 2026 | 21:29

Aparat kepolisian berhasil mengamankan terduga pelaku yang menganiaya dan memaksa masturbasi seorang pria berinisial PG, 25, yang merupakan pegawai bank keliling di Panongan, Kabupaten Tangerang.

PROPERTI
Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:31

PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

NASIONAL
KSPI Jamin Tak Ada Demo Buruh Agustus hingga September

KSPI Jamin Tak Ada Demo Buruh Agustus hingga September

Jumat, 7 Agustus 2026 | 12:44

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh Said Iqbal memastikan tidak akan ada aksi demonstrasi buruh pada Agustus hingga September 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill