Connect With Us

Upaya Kurangi Pengangguran, Pemkab Tangerang Kirim 20 Peserta Magang ke Jepang

Fahrul Dwi Putra | Senin, 8 Juli 2024 | 20:33

Pelepasan peserta magang ke Jepang oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Moch Maesyal Rasyid di Ruang Rapat Wareng pada Senin, 8 Juli 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang resmi melepas 20 tenaga kerja migran yang akan bekerja di Jepang, sebagai upaya mengurangi tingkat pengangguran. 

Acara pelepasan ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Moch Maesyal Rasyid di Ruang Rapat Wareng pada Senin, 8 Juli 2024.

Sekda Maesyal Rasyid menjelaskan, pengiriman 20 peserta magang ke Jepang ini adalah langkah strategis dari Pemkab Tangerang, melalui kerja sama antara Dinas Tenaga Kerja dan PT Dewa Aksara Nusantara (ISO Jepang). 

Tujuannya adalah untuk mengatasi pengangguran di kalangan usia produktif di Kabupaten Tangerang.

"Ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Tenaga Kerja bekerja sama dengan Iso Jepang, dalam hal menekan angka pengangguran pada usia produktif," ujarnya.

Menurut Sekda Maesyal Rasyid, pertumbuhan penduduk di Kabupaten Tangerang sangat cepat, namun tidak seimbang dengan ketersediaan lapangan pekerjaan.

Persaingan ketat di pasar tenaga kerja domestik, terutama di Kabupaten Tangerang, serta peluang kerja yang besar di luar negeri, menjadi alasan utama di balik pengiriman peserta magang ini.

"Ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Tenaga Kerja bekerja sama dengan Iso Jepang, dalam hal menekan angka pengangguran pada usia produkti," jelasnya.

Sekda juga menekankan pentingnya doa, restu orang tua, serta penguatan mental dan disiplin bagi peserta yang akan berangkat. 

Ia berharap para peserta dapat menerapkan ilmu dan pengalaman yang mereka peroleh selama magang di Jepang.

Pada kesempatan yang sama, Direktur PT Dewa Aksara Nusantara (ISO Jepang), Gegi Hartoyo, mengungkapkan bahwa para peserta telah menjalani pelatihan intensif selama tiga bulan di asrama. 

Pelatihan ini mencakup bahasa, budaya, serta penguatan mental dan fisik, mengingat seleksi untuk program penempatan kerja di Jepang sangat ketat.

Gegi juga menambahkan, pada awal tahun 2024, PT Dewa Aksara Nusantara (ISO Jepang) telah membuka enam kantor cabang di kota-kota besar di Jepang yang berfungsi sebagai pusat informasi dan pengaduan bagi para pekerja migran.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

NASIONAL
Pemerintah Kaji Pembatasan Pertalite untuk Kelompok Ekonomi Atas, Motor Tetap Boleh Beli

Pemerintah Kaji Pembatasan Pertalite untuk Kelompok Ekonomi Atas, Motor Tetap Boleh Beli

Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:35

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mulai membahas skema pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, khususnya Pertalite, agar subsidi energi lebih tepat sasaran.

TEKNO
Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 | 19:31

Ajang pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 resmi menutup rangkaian kegiatannya melalui malam penghargaan Exhibitor Night yang dihelat di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill