Connect With Us

Anggota DPRD Banten Serahkan Bantuan Ambulans untuk Gereja di Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 22 September 2024 | 14:13

Anggota DPRD Provinsi Banten Abraham Garuda Laksono menyerahkan bantuan ambulans untuk Gereja St. Helena di Tangerang, Minggu, 22 September 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Anggota DPRD Provinsi Banten Abraham Garuda Laksono menyerahkan bantuan ambulans untuk Gereja St. Helena di Tangerang, Minggu, 22 September 2024. 

Bantuan ini didapatkan melalui kerjasama dengan Komisi VI DPR RI dan Pelindo, dalam bentuk program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang diinisiasi oleh Pelindo. 

Dalam kesempatan itu, Abraham Garuda Laksono menyampaikan, upaya mendapatkan bantuan CSR ini merupakan bagian dari komitmennya untuk membantu sesama. 

Sebagai putra dari politisi senior PDI Perjuangan, Ananta Wahana, Abraham menyebutkan bahwa motivasinya didorong oleh pesan Paus Fransiskus, yang mengajarkan agar selalu berbuat kebaikan meski hasilnya tidak selalu langsung terlihat. 

"Dan ingatlah, bahkan ketika kamu tidak menuai apa-apa, jangan pernah lelah menabur," ujar Abraham, mengutip pesan Paus.

Abraham menegaskan, perjuangannya ini sepenuhnya bersifat kemanusiaan, bukan bagian dari agenda politik. Menurutnya, hal ini sejalan dengan ajaran dalam Surat Lukas yang berbunyi, 

"Jangan menahan kebaikan dari orang yang berhak menerimanya, padahal engkau mampu melakukannya,". 

Turut hadir dalam penyerahan tersebut, Ananta Wahana, anggota DPR RI sekaligus ayah dari Abraham menyampaikan, dalam masa jabatannya selama lima tahun terakhir, ia telah banyak menyalurkan program CSR BUMN ke berbagai wilayah di Indonesia. 

Bantuan-bantuan tersebut tidak hanya terbatas di daerah pemilihannya di Banten, tapi juga sampai ke daerah lain seperti Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Madura, Jogja, dan Nusa Tenggara Timur.

"Bantuan ini diberikan kepada semua kelompok masyarakat, baik Muslim, Hindu, Buddha, Kristen, Katolik, maupun Ormas, Organisasi Sosial Kemanusiaan," jelas Ananta.

Ia menambahkan, bantuan ambulans untuk Gereja St. Helena merupakan hasil advokasi dari Abraham yang ingin memastikan adanya fasilitas kesehatan yang memadai di wilayah tersebut.

Sementara itu, Pastur Lukas dari Gereja St. Helena mengaku bersyukur dan mengucapkan terima kasih atas bantuan ambulans yang diterima. Ia memastikan pihaknya akan dikelola dengan baik untuk membantu masyarakat.

"Terutama mereka yang kurang mampu, kaum difabel, dan kelompok yang terpinggirkan," katanya.

Ambulans tersebut diharapkan dapat menjadi berkah bagi banyak orang dan berperan penting dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di sekitar wilayah Gereja St. Helena, Tangerang. 

AYO! TANGERANG CERDAS
Jadwal dan Materi MPLS SMP 2026 yang Resmi dari Kemendikdasmen

Jadwal dan Materi MPLS SMP 2026 yang Resmi dari Kemendikdasmen

Rabu, 8 Juli 2026 | 13:45

Tahun ajaran baru 2026/2027 segera dimulai. Sebelum mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas, seluruh siswa baru jenjang SMP akan menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama lima hari.

BANTEN
Burnout Bukan Cuma Lelah Bekerja, Kenali Tanda-Tandanya Sebelum Berdampak Lebih Serius

Burnout Bukan Cuma Lelah Bekerja, Kenali Tanda-Tandanya Sebelum Berdampak Lebih Serius

Selasa, 7 Juli 2026 | 16:13

Rasa lelah setelah bekerja merupakan hal yang wajar. Namun, ketika seseorang merasa kehabisan energi, kehilangan semangat, hingga tidak mampu memulai pekerjaan meski sudah berada di depan meja kerja, kondisi tersebut bisa menjadi tanda burnout.

BANDARA
Polisi Temukan Paket Kiriman Isinya 8,3 Kg Sabu di Kargo Bandara Soetta, Nilainya Rp10 Miliar

Polisi Temukan Paket Kiriman Isinya 8,3 Kg Sabu di Kargo Bandara Soetta, Nilainya Rp10 Miliar

Selasa, 7 Juli 2026 | 22:52

Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polresta Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan penyelundupan narkotika golongan I jenis sabu seberat 8.369 gram (8,3 kilogram) melalui paket kiriman.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill