Connect With Us

Disukai Masyarakat, Maesyal-Intan Contohkan Politik Riang Gembira

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 12 Oktober 2024 | 17:00

Calon Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid saat berswafoto bersama masyarakat dalam acara senam sehat di lapangan pertigaan wilayah Kecamatan Kemiri, Sabtu, 11 Oktober 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tangerang nomor urut 02, Maesyal Rasyid dan Intan Nurul Hikmah, semakin dikenal dan disukai masyarakat berkat gaya kampanye politiknya. 

Dalam Pilkada serentak 2024, pasangan ini menghadirkan konsep "politik gembira", yakni mengedepankan kesantunan dan kebersamaan, seperti terlihat pada acara senam sehat di Lapangan Pertigaan Kemiri, Sabtu, 11 Oktober 2024.

Salah satu warga yang hadir, Wahdi dari Kecamatan Kemiri, memuji sosok Maesyal Rasyid sebagai calon pemimpin yang dewasa, visioner, dan santun. 

Menurutnya, Maesyal sangat pantas memimpin Kabupaten Tangerang karena selalu mendorong masyarakat untuk berpikir tentang ide-ide dan gagasan pembangunan, bukan dengan cara merendahkan pihak lain.

"Dia (Maesyal) mengajak masyarakat untuk berfikir tentang ide dan gagasan, dengan cara yang santun serta riang gembira. Bukan, sibuk menjelekan orang lain serta melakukan black campaign," ujar Wahdi.

Wahdi mengatakan, seorang pemimpin harus mampu mengayomi dan menginspirasi masyarakat dengan visi yang positif, bukan mengadu domba atau mendorong kebencian. Bagi Wahdi, Maesyal adalah contoh pemimpin yang mengedepankan nilai-nilai tersebut.

Senada dengan Wahdi, Agus, peserta lain dalam acara senam sehat, juga merasa senang dan terinspirasi oleh kepribadian Maesyal.

Agus menganggap Maesyal sebagai figur yang rendah hati, santun, dan selalu mengajak masyarakat untuk berbuat kebaikan tanpa menjatuhkan orang lain.

"Sosok Maesyal Rasyid sangat layak menjadi pemimpin, karena sangat dewasa dan selalu mengajak masyarakat untuk melakukan hal-hal yang positif, tidak menjelek-jelekkan orang. Ditambah, (acara senam sehat) banyak door prize juga," katanya.

Yati, peserta senam sehat lainnya, mengungkapkan kekagumannya ketika Maesyal bahkan rela membantu mengelap keringat dari warga yang berkeringat.

"Pokoknya, Pak Maesyal saja. Udah cocok jadi Bupatinya. Merakyat, rendah hati, dan lenyoh," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Maesyal Rasyid menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat Kemiri yang telah berpartisipasi dalam acara senam sehat tersebut. Ia juga menegaskan bahwa politik yang mereka bawa adalah politik gembira, yang santun dan positif.

"Mari kita ciptakan politik riang gembira. Kita ciptakan Demokrasi yang santun, nyaman, dan aman. Terimakasih, untuk masyarakat Kecamatan Kemiri," kata Maesyal.

Pria yang akrab disapa Rudi ini menyebut seorang pemimpin harus dekat dengan masyarakat dan siap mendengarkan keluhan mereka. 

Dengan begitu, solusi-solusi terbaik dapat dicapai untuk membuat Kabupaten Tangerang semakin gemilang.

WISATA
Diplomat 12 Negara Keliling Destinasi Wisata Banten

Diplomat 12 Negara Keliling Destinasi Wisata Banten

Minggu, 12 April 2026 | 15:51

Sebanyak 12 perwakilan berbagai negara sahabat berkeliling lokasi wisata di Pulau Lima, Kabupaten Serang.

KOTA TANGERANG
Daftar Korban Luka dan Terdampak Kebakaran di Asrama Polisi Ciledug

Daftar Korban Luka dan Terdampak Kebakaran di Asrama Polisi Ciledug

Kamis, 16 April 2026 | 23:01

Kamis sore yang tenang di Asrama Polisi Ciledug, Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang seketika berubah menjadi kepanikan luar biasa.

TEKNO
Bikin Laporan Polisi dan Kehilangan Bisa Lewat Aplikasi, Sudah Digunakan Polda Banten

Bikin Laporan Polisi dan Kehilangan Bisa Lewat Aplikasi, Sudah Digunakan Polda Banten

Rabu, 15 April 2026 | 22:32

Masyarakat kini dapat membuat laporan polisi (LP) dan laporan kehilangan secara online melalui Super App Polri yang baru saja diluncurkan pada Selasa, 14 April 2026.

OPINI
Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Selasa, 7 April 2026 | 15:06

Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill