Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Panggung kampanye akbar pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Banten nomor urut 1 Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi ambruk diterjang hujan lebat dan angin kencang, di Kabupaten Tangerang, Minggu 10 November 2024.
Peristiwa itu terjadi pada pukul 14.30 WIB, saat kampanye tengah berlangsung di Lapangan Lugano Lake Park, tepatnya seberang Mal Ciputra Citra Raya, Kecamatan Panongan.
Pantauan TangerangNews di lokasi, sebelum insiden terjadi, hujan deras mengguyur lokasi. Ketika itu kampanye masih terus berlangsung dan masyarakat tak beranjak dari lapangan.
Namun saat angin kencang menerjang, tiba-tiba bagian atap panggung patah hingga ambruk. Hal ini membuat para peserta kampanye terkejut dan lari kocar kacir.

Airin sempat naik mobil komando dan memberikan arahan kepada sebagian penonton yang bertahan untuk langsung pulang dengan hati-hati. Dirinya pun memohon maaf atas peristiwa ini terjadi.
"Saya minta maaf atas kejadian ini. Tetap semangat dan jangan lupa melakukan pencoblosan pada 27 November 2024, nanti," katanya menutup acara tersebut.
Namun yang disayangkan dalam peristiwa ini, wartawan TangerangNews sempat mendapat intimidasi dari massa pendukung Airin-Ade.
Ketika wartawan tengah merekam video kejadian, sejumlah massa pendukung berteriak sambil melarang mengambil gambar di lokasi.
Belum diketahui apakah ada korban dalam peristiwa ini. Pihak Airin-Ade juga belum memberikan keterangan atas insiden yang terjadi.
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGSantika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi meninggal dunia pada Minggu, 19Juli 2026. Kabar duka tersebut tersebar melalui pesan singkat WhatsApp serta akun-akun dinas di Kota Tangerang.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews