Connect With Us

Imbas Bencana di Sumatera, Harga Jeruk Medan di Pasar Tangerang Meroket

Muhamad Yusri Hidayat | Selasa, 9 Desember 2025 | 18:41

Harga jeruk Medan naik di Pasaran Tangerang imbas bencana di Sumatera dan Aceh. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

TANGERANGNEWS.com-Harga jeruk medan yang dijual di Kabupaten Tangerang melejit. Pedagang menyebut, kenaikan yang terjadi pada jeruk Medan ini dikarenakan dampak bencana yang terjadi di Sumatera Utara (Sumut).

Salah satu pedagang jeruk medan di Pasar Sentiong, Balaraja, Kabupaten Tangerang, Asiah menjelaskan, harga modal untuk jeruk medan awalnya berkisar Rp9.000 per kilogram.

Namun setelah terjadinya bencana, kini harga beli dari distributor menjadi Rp.15.000 per kilogramnya.

"Kita sekarang jual Rp25.000 per kilonya. Sejak bencana itu harganya jadi naik karena di sana kan banjir jadi pengiriman juga agak susah," jelas Asiah, pada Selasa 09 Desember 2025.

Asiah menuturkan, bencana yang terjadi di Sumatera bukan hanya berdampak pada harga jeruk medan saja, melainkan ikut mempengaruhi stabilitas ketersediaan stok buah yang lainnya.

"Stoknya juga sedikit sekarang karena mungkin banyak petani-petani di sana yang terdampak juga," tuturnya.

Hal serupa dikatakan pedagang buah yang lain Jepri. Menurutnya, kenaikan pada harga jeruk medan ini mempengaruhi minat beli masyarakat, terutama di daerah Tangerang.

"Kita jual harga Rp25.000 per kilo orang-orang enggak mau beli. Kadang-kadang kita turunin harganya, biar pun untung kita kecil," kata Jepri.

Meski demikian, Jepri turut menyampaikan rasa perihatin terhadap bencana yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. 

Ia berharap, penanganan dan pemulihan bencana di daerah yang terkena dampak bisa segera teratasi.

"Semoga cepat selesai masalah di sana, biar harga-harga buah yang berasal dari sana bisa stabil lagi, kita penjual di Banten bisa jual ke pembeli dengan harga normal lagi," harapnya.

Sebagai informasi, pemerintah tengah mempercepat penanganan dampak bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Sumatera.

Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan para menterinya untuk mengutamakan respons cepat, mempercepat proses pemulihan, serta memastikan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas selama masa krisis tersebut.

BANDARA
Pulang dari Bangkok Positif Narkoba, BNN Tangkap 10 WNI di Bandara Soetta

Pulang dari Bangkok Positif Narkoba, BNN Tangkap 10 WNI di Bandara Soetta

Jumat, 12 Juni 2026 | 14:40

Sebanyak 10 orang warga negara Indonesia (WNI) yang baru kembali dari Bangkok, Thailand, langsung ditangkap aparat Badan Narkotika Nasional (BNN) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

TANGSEL
Aplikasi E-PKK Tangsel Dilirik Penyangga IKN untuk Akselerasi Digital

Aplikasi E-PKK Tangsel Dilirik Penyangga IKN untuk Akselerasi Digital

Minggu, 14 Juni 2026 | 18:49

Aplikasi E-PKK dan E-Dasawisma Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menjadi percontohan nasional.

KOTA TANGERANG
Potensi Parkir Liar Miliaran Rupiah, Komisi III DPRD Minta PT TNG Ambil Alih

Potensi Parkir Liar Miliaran Rupiah, Komisi III DPRD Minta PT TNG Ambil Alih

Minggu, 14 Juni 2026 | 15:49

Maraknya parkir liar yang masih menjamur di berbagai titik Kota Tangerang dinilai menjadi penyebab bocornya potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) miliaran rupiah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill