Connect With Us

Empat Pabrik di Kosambi Terbakar

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 11 Februari 2013 | 19:26

Kebakaran di Pergudangan Kosambi Permai. (tangerangnews / dira)

TANGERANGNEWS.com-Empat gudang sekaligus pabrik yang berlokasi di kawasan pergudangan di Kosambi, Kabupaten Tangerang terbakar sore tadi.

Lokasi kebakaran yang berdekatan dengan Bandara Internasional Soekarno- Hatta membuat petugas bergegas memadamkan api,  karena kepulan asap hitam pekat dari kebakaran tersebut masuk ke wilayah Bandara.

Tampak petugas gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota dan Kabupaten Tangerang berusaha keras memadamkan api yang berkobar di empat buah gudang, di Sentra Pergudangan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
 


Diketahui, kebakaran pertama kali berasal dari gudang kulit yang juga digunakan untuk memproduksi sandal dan dompet kulit.

Belum diketahui secara pasti kebakaran tersebut berawal apa.Namun, salah satu saksi mata menyatakan saat kejadian seluruh karyawan berada di dalam gudang saat kejadian terjadi.

“Kami benar-benar konsen memadamkan api, karena dikhawatirkan menganggu penerbangan. Asapnya yang tebal sudah membumbung tinggi,” ujar Dadang salah seorang petugas Pemadam Kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tangerang. (DRA)
 
NASIONAL
Ini Bacaan Doa Mustajab di Malam 27 Rajab Isra Mi'raj 

Ini Bacaan Doa Mustajab di Malam 27 Rajab Isra Mi'raj 

Jumat, 16 Januari 2026 | 12:36

Di antara amalan yang dianjurkan pada bukan Rajab, khususnya bertepatan dengan peringatan Isra Mi’raj, adalah memperbanyak doa dan munajat kepada Allah SWT.

TANGSEL
Darurat Sampah Tangsel, Benyamin Instruksikan ASN Kurangi Penggunaan Plastik

Darurat Sampah Tangsel, Benyamin Instruksikan ASN Kurangi Penggunaan Plastik

Senin, 19 Januari 2026 | 18:19

Status darurat sampah menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Wali Kota Benyamin Davnie secara tegas menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjadi garda terdepan dalam memerangi tumpukan sampah

OPINI
Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Senin, 19 Januari 2026 | 15:43

Demi meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Pemerintah Kota melalui DPRD nya melakukan rencana untuk melegalisasi miras dan prostitusi dengan rencana akan merevisi undang-undang tentang larangan miras dan prostitusi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill