DKP Tangerang Belum Pastikan Penyebab Air Tercemar
Kamis, 24 Juli 2014 | 22:44
“Harus diteliti lagi kenapa kondisi air bisa begitu, tidak bisa dinilai karena airnya kotor berarti pencemaran. Harus ada penelitian yang bisa dipertanggung jawabkan.
“Harus diteliti lagi kenapa kondisi air bisa begitu, tidak bisa dinilai karena airnya kotor berarti pencemaran. Harus ada penelitian yang bisa dipertanggung jawabkan.
Sopir petugas kebersihan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Tangerang yang ditangkap BNN karena menyelundupkan narkoba jenis ganja ke dalam lapas Pemuda Kelas 1A, di Jalan Veteran, Kota Tangerang
RECOMENDEDRemon,40, seorang suami dari jaksa yang bertugas di Kejari Tangerang mobilnya dibobol kawanan pencuri, siang tadi Kamis (24/7/2014) di sekitar Jalan Daan Mogot, Batuceper, Kota Tangerang.
“Udin adalah narapidana yang dipenjara atas kasus narkoba jenis sabu,” jelasnya.
Menjelang H-5 Lebaran, masyarakat agar mewaspadai ulah penggendam yang beroperasi di kawasan ramai salah satunya seperti angkutan penumpang bus antar kota dan antar provinsi, yang berada Kota Tangerang.
Seorang karyawan pabrik tangan kanannya putus dibabat perampok karena melawan saat motornya hendak dirampas di Jalan Raya Cadas Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Rabu(23/7).
“Bahkan warga Kota Tangerang yang ikut mudik gratis Kementerian Perhubungan di Monas ada 1200 orang. Jadi jumlah penumpang lebih sedikit,” katanya saat melakukan inspeksi mendadak ke Terminal Poris Plawad, Rabu (23/7).
“Kalau minta cuti tambahan setelah libur lebaran misalnya nyambung dari tanggal empat, secara ketentuan tidak boleh. Lagi pula libur yang didapat kan sudah panjang,” katanya, Rabu (23/7).
“Pemkot mengajukan kebutuhan formasi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada akhir tahun 2013 lalu, yang dikabulkan hanya 116 orang. Kita baru dapat suratnya munggu lalu,” jelasnya, Selasa (22/7).
Warga Kedaung Wetan dan Kedaung Baru, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang kesulitan mendapatkan air tanah yang bersih, karena air tanah mereka telah tercemar oleh Tempat Pembuangan Akhir atau TPA sampah Rawa Kucing.
“Saya berharap pemerintah bisa turun tangan untuk memberikan perlindungan konsumen agar masyarakat dapat membeli makanan dan minuman yang aman dan nyaman,” tegasnya.
"Pembagian peta ini digunakan sebagai salah satu alat bantu bagi para pemudik yang tidak mengetahui lajur lalu lintas," ujarnya, Senin (21/7).
“Kita harus ikut KPK, walaupun sebenarnya boleh saja, asal perawatan dan bensinnya tidak pakai APBD. Tapi karena ada himbauan, ya kita patuhi, jelas Sekretaris Daerah Kota Tangerang Dadi Budaeri, Senin (21/7).
“Ya ada penambahan, volume sampah setiap hari biasa yang sekitar 1000 ton per hari, meningkat 20 persen atau sekitar 200 ton,” kata Sekretaris Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Tangerang Heriyanto, Senin (21/7).
Untuk memenuhi harapan daerah yang besar tersebut, DPD RI menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yaitu, fungsi legislasi.
Rumah yang ditinggal pemiliknya saat beribadah, di Perumahan Tangerang Indah, RT06 /08 Sukarasa, Kota Tangerang terbakar.