Connect With Us

Suami Istri di Neglasari Tewas Dibunuh

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 11 Juli 2013 | 17:11

TKP Suami Istri dibunuh. (tangerangnews / rangga)

TANGERANGNEWS.com-Pasangan suami istri ditemukan tewas dengan kondisi sebagian tubuhnya terbenam di parit belakang rumah gubuknya, Kamis (11/7) siang. Korban diduga tewas akibat dibunuh.

Korban adalah Solih ,30, dan Cenil ,50, warga RT 02/06 Jalan Perkutut 3, Desa Cikahuripan, Kelurahan Neglasari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, yang berprofesi  sebagai petani.

Jenazah keduanya ditemukan pertama kali oleh Alex, tetangga korban, sekitar pukul 12.00 WIB. Ketika itu Alex hendak mencari cacing di sekitar sawah belakang gubuk korban.

"Dia melihat kaki dalam parit. Saat didekati, ternyata itu adalah kaki kedua korban. Posisinya tertelungkup terendam air. Dia langsung lapor ke warga," kata Yansom, Ketua RT 02/06.

Menurut Yansom, kedua pasangan suami istri ini hanya tinggal berdua. Sebelumnya, mereka tidak terlihat sejak dua hari lalu.
"Biasanya mereka terlihat sedang ngurusin kebunnya di belakang rumah. Tapi dua hari terakhir tidak kelihatan," katanya.

Polisi yang datang  telah memasang garis polisi dan melakukan olah TKP dengan menerjunkan anjing pelacak. Lokasi penemuan mayat tersebut pun menjadi tontonan warga sekitar. (RAZ)
KAB. TANGERANG
Gubernur Banten Sebut Bangunan di Bantaran Sungai Jadi Penyebab Banjir Tangerang

Gubernur Banten Sebut Bangunan di Bantaran Sungai Jadi Penyebab Banjir Tangerang

Senin, 26 Januari 2026 | 20:29

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengambil langkah tegas dalam merespons bencana banjir yang kerap melanda wilayah Tangerang Raya (Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan).

NASIONAL
Krisis Air Bersih Pasca Bencana, Produsen Pipa HDPE Tangerang Siap Dukung Kebutuhan Infrastruktur

Krisis Air Bersih Pasca Bencana, Produsen Pipa HDPE Tangerang Siap Dukung Kebutuhan Infrastruktur

Senin, 26 Januari 2026 | 21:07

Sejumlah bencana alam yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir di berbagai daerah Indonesia kembali memunculkan persoalan klasik namun krusial, yakni krisis air bersih.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill