Connect With Us

Gerindra Nilai Keputusan KPU Tangerang Aneh

| Kamis, 25 Juli 2013 | 20:10

Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Banten Budi Heriyadi ( / )

Reporter : Rangga A Zuliansyah
 
TANGERANG-Partai Gerindra yang mengusung pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Tangerang, Arief R Wismansyah dan Sachrudin,  melihat ada keanehan dalam sikap KPU Kota Tangerang.
 
Pihaknya pun tidak terima dengan keputusan tersebut, dan akan melaporkan hal itu ke Panwaslu Kota Tangerang.
 
Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Banten Budi Heriyadi menilai, alasan KPU menyatakan Arief-Sachrudin tidak memenuhi syarat karena belum mendapat izin pengunduran dari wali kota Wahidin Halim itu dinilai melanggar aturan.
 
Pasalnya, sebelum rapat pleno, KPU sempat melayangkan surat konsultasi ke KPU RI terkait izin Sachrudin. Namun, sampai saat ini belum mendapat jawaban.
 
"Keputusan KPU terkesan memaksakan diri demi menyelesaikan tahapan penentuan nomor urut pasangan calon besok. Padahal KPU belum dapat jawaban dari pertanyaannya kepada KPU RI. Berarti ada kepentingan dan permainan yang tidak sehat," tukasnya.
 
Budi juga menilai, tidak ditandatanginya surat pengunduran diri Sachrudin dari jabatannya sebagai Camat Pinang karena ada kepentingan Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Banten yang juga,  Wali Kota Tangerang Wahidin Halim yang ingin melancarkan pencalonan adiknya, Abdul Syukur.
 
Pasalnya, bakal calon wali kota Tangerang Harry Mulya Zein (HMZ) yang berpasangan dengan Iskandar, justru diizinkan mengundurkan diri dari jabatan Seketaris Daerah (Sekda).
 
"Kita juga akan mempertanyakan ke Wahidin Halim, kenapa tebang pilih. Kenapa HMZ diizinkan sedangkan Sachrudin tidak? Ini tentu ada kepentingan," tukasnya.
 
Pihaknya menuntut KPU menunda pemilihan nomor urut calon pada Jumat (25/7), sebelum adanya jawaban konsultasi KPU Kota ke KPU RI. Selain itu, hari ini, pihaknya akan melaporkan ke Panwaslu Kota Tangerang.
 
"Kita mau tahapan ditunda, berapa lama itu tergantung jawaban dari KPU RI. Kalau kita sudah dapat jawaban dari KPU RI dan Panwaslu,  namun KPU tetap tidak meloloskan Arief-Sachrudin, kita akan laporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP)," tukasnya.(RAZ) 
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

HIBURAN
Khusus Oktober, Pakons Prime Hadirkan Promo Kamar Plus Tiket CGV Mulai Rp550 Ribu

Khusus Oktober, Pakons Prime Hadirkan Promo Kamar Plus Tiket CGV Mulai Rp550 Ribu

Jumat, 16 Oktober 2026 | 07:48

Pakons Prime Hotel Tangerang menghadirkan dua paket promosi kamar selama Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill