Connect With Us

Neglasari Krisis Air, PDAM TB "Colek" Australia

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 16 November 2014 | 18:08

Dirut PDAM Tirta Benteng, Kota Tangerang Suyanto (Tengah) (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com-PDAM Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang berupaya meminta bantuan dana dari pemerintah Australia untuk menyalurkan air bersih ke Kecamatan Neglasari, yang selama ini mengalami krisia air bersih.
 
Direktur PDAM TB Kota Tangerang Suyanto mengatakan, pihaknya akan membuat konsep untuk meminta bantuan dana melalui program CSR dari Australia Aid (Aus Aid). Dana tersebut bisa digunakan untuk menyalurkan air bersih ke wilayah Neglasari.
 
"Nanti kita colek Australia untuk minta sokongan dana CSR melalui proyek Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Kalau konsep sudah jadi, kita berikan ke Aus Aid melalui Direktorat Penyediaan Air Minum Kementerian PU," katanya, Minggu (16/11).

 

Menurut Suyanto, program ini pernah berhasil dia terapkan ketika masih menjabat Dirut PDAM Kabupaten Indramayu. Dari 5000 warga yang diajukan untuk menerima bantuan,  sebanyak 2000 berhasil terealisasi.
 
"Mudah-mudahan ini juga bisa kita terapkan untuk masyarakat Neglasari," katanya.
 
Saat ini pihaknya tengah mendata jumlah warga Neglasari yang membutuhkan air bersih. "Sedang kita data, misalnya 1000 orang pertama dapat bantuan Rp3 juta. Jadi kalo dihitung total bantuan Rp3 miliar," paparnya. (RAZ)

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

BANDARA
Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:25

Sebagai gerbang utama transportasi udara yang beroperasi 24 jam dengan kompleksitas tinggi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) melaksanakan rangkaian evaluasi dan penguatan sistem

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill