Banjir Rusak 50 Titik Jalan di Kabupaten Tangerang
Selasa, 3 Februari 2026 | 21:46
Dinas Binamarga dan Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Tangerang mendata sebanyak 50 titik jalan di wilayahnya rusak karena banjir yang terjadi sejak awal Januari 2026.
TANGERANG-Petugas Polsek Tangerang (Benteng) masih memburu pelaku pembunuhan terhadap seorang siswa SMK PGRI 2 bernama Ahmad Arifin, 17, mengalami luka bacok di bagian wajahnya hingga tewas sesampai RSUD Kota Tangerang pada Senin (6/4/2015) lalu.
“Belum kita tangkap karena dia (tersangka) mau ujian. Kita coba persuasif dulu. Rencananya hari Senin kan ujian, kalau kita tidak kasih kesempatan ujian, ya bagaimana. Tapi, ya kita tunggu Senin dulu. Namun, yang jelas nama tersangka sudah ada dan kita masih mencoba cara persuasif,” ujar Kapolsek Tangerang, Kompol Bambang.
Diketahui sebelumnya, Ahmad Arifin, 17, siswa SMK PGRI 2 Kota Tangerang tewas akibat luka bacok di wajahnya, Senin (6/4).
Korban tewas di UGD RSU Kota Tangerang, setelah sempat mendapat perawatan. Pantauan tangerangnews.com ketika itu di ruang UGD, sejumlah keluarga korban dan petugas polisi berkumpul menyaksikan korban yang sedang mendapat penanganan medis.
Lalu sekitar pukul 19.15 WIB, korban menghembuskan nafas terakhir. Kemudian jasad korban yang merupakan warga Jalan Daan Mogot Km 16, Kalideres, Jakarta Barat itu langsung dibawa petugas medis ke ruang jenazah.
TODAY TAGDinas Binamarga dan Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Tangerang mendata sebanyak 50 titik jalan di wilayahnya rusak karena banjir yang terjadi sejak awal Januari 2026.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memperkenalkan Si Juhan sebagai maskot Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Maskot ini merepresentasikan nilai, karakter, dan semangat jurnalisme yang ingin ditampilkan pada HPN 2026 di Banten.
Di Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews