Connect With Us

Banyak Minimarket tanpa Izin, Satpol PP Diminta Bergerak

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 17 Mei 2015 | 23:00

Ilustrasi perizinan (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)


TANGERANG-DPRD Kota Tangerang menyatakan bahwa banyak minimarket yang berdiri tanpa izin pasca adanya kebijakan pemerintah soal pembatasan minimarket.

"Memang izin sudah dibatasi, tapi ternyata banyak pengusaha minimarket yang mengakalinya, jadi izin bukan atas nama waralaba tapi pakai nama perorangan," kata Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Tangerang Gatot Purwanto.

Menurut Gatot pihaknya pernah menanyakan izin minimarket ke dinas perizinan. Dari sekitar 500 an mininarket di kota tangerang, beberapa diantaranya banyak yang tidak memiliki izin.

DPRD Kota Tangerang

"Saya tidak hafal prosentasenya, tapi jumlahnya ada ratusan," tukasnya.

Gatot menambahkan, pihaknya juga telah meminta agar Satpol PP menindak minimarket yang tak berizin tersebut, pasalnya telah ada Perpres No 112/2007 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern.

"Lebih kuat jika dibuat Perdanya sebagai payung hukum. Namun karena belum ada, sementata dibuat surat edaran dulu dengan acuan Perpres. Dengan itu bisa melakukan penegakkan," tandasnya.

TagsDPRD
BISNIS
Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40

Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.

HIBURAN
Tak Lagi Sejalan, Prilly Latuconsina Undur Diri dari Rumah Produksi Miliknya

Tak Lagi Sejalan, Prilly Latuconsina Undur Diri dari Rumah Produksi Miliknya

Senin, 19 Januari 2026 | 14:33

Aktris sekaligus produser Prilly Latuconsina secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari Sinemaku Pictures, rumah produksi yang ia dirikan bersama Umay Shahab sejak 2019.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill