Connect With Us

Ditinggal Istri Dua Kali, Duda di Tangerang Gandir

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 16 Oktober 2015 | 18:47

Ilustrasi Gantung Diri (Istimewa / TangerangNews)



TANGERANG-Kuwat, 53, warga RT 2/3, Kelurahan Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, nekat gantung diri karena merasa depresi ditinggal istri dan menderita penyakit setruk bertahun-tahun, Jumat (16/10). Ya, Kuwat tak sekuat namanya.

Jenazah ditemukan pertama kali oleh kakak korban, Turiah 58, di gudang tempat servis komputer milik keluarganya, sekitar pukul 16.30 WIB. Duda dua anak ini telah tergantung di atap plafon gudang. #Gantung Diri di Tangerang

"Sebelumya tadi siang dia sempat duduk di depan rumah. Lalu saat kakaknya pulang, rumah dalam keadaan terkunci. Kakak korban mencari korban di tempat servis, saat dilihat dari jendela, dia kaget korban sudah tewas gantung diri," ujar Romli, Ketua RT 02.

Menurut Romli, korban memang depresi karena menderita setruk selama dua tahun. Selain itu dia juga ditingal oleh kedua istrinya.

"Sama istri pertama dia dicerai, punya dua anak. Dengan istri kedua dia juga ditinggal. Katanya karena masalah keluarga, ada ketidak cocokan. Itu membuat dia depresi dan sering bilang mau bunuh diri," katanya.

Kapolsek Cipondoh Kompol Paryanto mengatakan, setelah mendapat laporan, pihaknya langsung ke lokasi dan melakukan olah TKP. Dipastikan korban tewas karena bunuh diri.

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan, ini murni bunuh diri," katanya.

Diduga korban bunuh diri saat waktu sholat Jumat, karena ketika itu situasi sedang sepi. "Korban bunuh diri menggunakan tali plastik warga biru dan mengikatnya di plafon gudang servis komputer," paprnya. #Gantung Diri di Tangerang

Pihaknya tidak akan membawa korban ke RSU Tangerang untuk diautopsi atas permintaan keluarga korban.

KAB. TANGERANG
Pasca Penyegelan, Bupati Tangerang Siapkan Solusi Tempat Ibadah Permanen untuk Jemaat POUK Tesalonika

Pasca Penyegelan, Bupati Tangerang Siapkan Solusi Tempat Ibadah Permanen untuk Jemaat POUK Tesalonika

Senin, 6 April 2026 | 20:25

Pasca polemik penyegelan tempat ibadah jemaat Persekutuan Oikoumene Umat Kristen (POUK) Tesalonika di Kecamatan Teluknaga, pada Jumat, 3 April 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bergerak cepat untuk memastikan kondusivitas wilayah.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

WISATA
47 Ribu Orang Kunjungi Kawasan Wisata Kota Tangerang saat Libur Lebaran 2026, Wisata Air Paling Favorit

47 Ribu Orang Kunjungi Kawasan Wisata Kota Tangerang saat Libur Lebaran 2026, Wisata Air Paling Favorit

Kamis, 2 April 2026 | 16:47

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang mencatat tingginya angka kunjungan masyarakat ke sejumlah destinasi wisata selama periode libur Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah.

OPINI
Tragedi Logika 'Editing Gratis' di Meja Hijau

Tragedi Logika 'Editing Gratis' di Meja Hijau

Kamis, 2 April 2026 | 20:42

Baru-baru ini, di sebuah ruang sidang di Kabupaten Karo, akal sehat kolektif kita baru saja dieksekusi tanpa ampun. Seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan wajah serius—dan mungkin tanpa beban dosa—menggugat sebuah realitas ekonomi modern

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill