Connect With Us

Urai Macet, Bakal Ada Jalan di Sisi Kali Mookervart Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 22 Januari 2016 | 17:39

Ilustrasi perbaikan jalan. (Shutterstock / Shutterstock)

TANGERANG-Pemerintah Kota Tangerang akan menggelontorkan dana sebesar Rp78 miliar dari APBD untuk membangun jalan di sisi selatan Kali Mookervart.

Jalan sepanjang 3,6 km tersebut dimaksudkan untuk mengurangi kemacetan kendaraan dari Kota Tangerang yang hendak ke Jakarta Barat.

“Rencananya akan dibangun tahun 2016. Saat ini ini prosesnya sudah masuk dalam rencana umum pengadaan (RUP) dan menunggu waktu lelang,” kata Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Tangerang Nana Trisyana, Jumat (22/1/2016).

Menurut Nana, pembangunan dilakukan karena lebar kapasitas jalan yang ada yang sudah kurang untuk menampung kendaraan yang melintas, sehingga kerap terjadi kemacetan, terutama di kawasan Jalan Daan Mogot.

“Jalan ini yang banyak dilintasi warga Kota Tangerang yang beraktifitas di Jakarta. Apalagi nanti ada Trans Tangerang yang beroperasi, jadi jalannya harus ditambah,” jelasnya.

Sementara Kasie Pembangunan Jalan dan Jembatan DBMSDA Kota Tangerang Ichsan mengatakan, pihaknya akan membangun jalan sisi selatan Mookervart ini secara multiyears.

Pembangunan dimulai dari Jalan Kyai H Agus Salim sampai ke perbatasan dengan DKI Jakarta.

“Rencana ini masih menunggu keputusan Bappeda. Kita inginnya melakukan percepatan sesuai arahan dari Walikota,” kata Ichsan.

Terkait pembebasan lahan, menurut Ichsan, sebagian sudah dilakukan.

Dalam pembangunan ini, pihaknya menggunakan lahan di sepanjang Garis Sepadan Sungai  (GSS), yang merupakan tanah negara, sehingga jika ada bangunan, tinggal ditertibkan saja.

“Pembangunan fisik akan dilakukan di lahan yang sudah dibebasakan, sambil menjalankan proses pembebasan lahan yang lain. Hal ini seharusnya tidak menjadi kendala,” jelasnya.

Selain pembangunan jalan sisi selatan Mookervart, DBMSDA juga merencanakan pembangunan dan pelebaran 17 jalan raya, diantaranya, Jalan Padjajaran Jatiuwung, Jalan Karet Raya Ciobadasari, Jalan M. Yamin Kota Tangerang, dan Jalan Borobudur di Cibodas Baru.

Sementara untuk peninggian jembatan ada 4 yaitu Jembatan Kunciran, Jembatan Jalan M Toha, Jembatan RT 1 Kelurahan Parung Serab dan Jembatan Jl Siliwangi.

Sedangkan pembangunan jembatan baru ada 3, yaitu Jembatan U-Turn Sangengo, Jembatan Dadang Suprapto dan Jembatan Tengku Umar.

 

 

 

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

Senin, 21 September 2026 | 17:09

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

NASIONAL
Komisi III DPR Minta Penyelesaian Kasus Pembubaran Ibadah di Tangerang Jangan Dibiasakan Damai

Komisi III DPR Minta Penyelesaian Kasus Pembubaran Ibadah di Tangerang Jangan Dibiasakan Damai

Senin, 21 September 2026 | 20:55

Jagat media sosial dihebohkan dengan video aksi pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) oleh sekelompok warga di Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, pada Minggu 20 September 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill