Connect With Us

107 Kepala Keluarga di Periuk Damai Tangerang Kebanjiran

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 28 Februari 2016 | 12:22

Sebanyak 107 Kepala Keluarga (KK) di RW 08 Perumahan Periuk Damai, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang terendam banjir (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews.com)

 

TANGERANG-Sebanyak 107 Kepala Keluarga (KK) di RW 08 Perumahan Periuk Damai, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang terendam banjir akibat meluapnya Situ Bulakan setelah hujan sejak Sabtu (27/2/2016) malam.

Ke-107 KK itu diantaranya 16 KK dari RT 01, 6 KK dari RT 02, 9 KK dari RT 03, 40 Kk dari RT 04 dan 36 KK di RT 05. Ketinggian air bervariasi antara 30 Centimeter hingga 1 Meter.

 

Salah satu warga RT 04/08 Karolina mengatakan, air naik sejak pukul 04.00 WIB, akibat meluapnya Situ Bulakan. Dia dan keluarganya langsung mengevakuasi barang-barang ke mengungsi ke Masjid setempat.

 

"Dari semalam saya suda was-was karena hujan terus. Ternyata benar air naik sedikit-sedikit sampai setinggi 1 meter," jelasnya, Minggu (28/2/2016).

 

Menurutnya, kondisi ini bisa berlangsung selama satu bulan. Banjir terparah terjadi pada tahun lalu dimana ketinggian air mencapai atap rumah. "Disini memang sudah langganan banjir," katanya.

 

Ketua RW 08 Agus Sunardi mengatakan, meski ada ratusan warga yang terkena banjir. Namun hanya sedikit yang mengungsi ke Masjid. Sisanya masih bertahan di rumah karena banjir mulai surut.

 

"Kita suda lakukan upaya mengoperasikan empat pompa listrik dan satu pompa disel, ditambah satu pompa.bantuan dari Dinas PU. Banjir berangsur surut. Tapi bisa tinggi lagi kaalu kembali hujan deras," katanya.

 

Ketua Tagana Kota Tangerang Tatan Fauzi mengatakan, penyebab banjir di Periuk Damai juga disebabkan beberapa titik tanggul bocor dan tidak berfungainya pintu air untuk mengendalikan Situ Bulakan.

 

Pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air untuk membuat tanggul sementara.

 

" Sejumlah pihak sudah turun tangn seperti BPBD, Dinsos sudah menyiapkan logistik tinggal melihat wilayah yang membutuhkan. Personil Tagana juga masih siaga di lokasi melihat perkembangannya," katanya.

 

Menurutnya, banjir hari ini terjadi di enam titik, selain Periuk Damai, juga Total Persada dan Komplek Alam Indah PDK Cipondoh.

"Ketinggian banjir masih bisa ditangani, belum terlalu mengkhawatirkan," katanya.

 

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

SPORT
Siap-siap! PLN Mobile Jawara Run 2026 Ajak Runners Lari Bareng di Serang Banten, Rutenya 5 Kilometer

Siap-siap! PLN Mobile Jawara Run 2026 Ajak Runners Lari Bareng di Serang Banten, Rutenya 5 Kilometer

Senin, 21 September 2026 | 17:38

PLN Mobile Jawara Run 2026 kembali digelar di Provinsi Banten. Setelah berlangsung pada 2025, ajang lari ini akan kembali mengajak ribuan peserta berolahraga sekaligus membawa pesan tentang gaya hidup sehat

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill