200 Perdagang Gulung Tikar Buntut Revitalisasi Pasar Kronjo Mangkrak
Senin, 2 November 2026 | 22:39
Sebanyak 200 pedagang di Pasar Tradisional Kronjo, Kabupaten Tangerang mengalami gulung tikar buntut proyek revitalisasi yang mangkrak.
TANGERANGNEWS.com-Bendera gede jasa yang kemarin baru saja dikibarkan di Apartemen Sudirman One Tangerang, di depan Hotel Amaris robek, Kamis (3/8/2017).
Pantauan di lokasi, pada pukul 10.00 WIB, terlihat sepuluh tentara sedang berusaha mengambil bendera gede jasa yang telah robek tersebut.
Evakuasi bendera berlangsung hanya sekitar 30 menit. Lalu pada pukul 10.30 WIB, petugas mengganti dengan sepanduk raksasa bertuliskan "Dari Tangerang Untuk Indonesia".
Hadi, penjaga Taman Bambu mengatakan, dirinya kurang tahu persis kapan bendera merah putih raksasa itu robek, karena saat bekerja dirinya sudah melihat kondisi bendera itu sudah robek.
"Jam 07.00 WIB saat saya masuk shift jaga pagi udah robek, dan robekannya udah mengantung di ikat tali, kemungkinan robeknya subuh," katanya.
Hadi manambahkan, dirinya menduga robeknya bendera tersebut akibat angin yang berhembus di gedung setinggi 37 lantai tersebut sangat kencang.
"Saat ini tentara sedang mengambil bendera dari atas gedung. Sepertinya mau diperbaiki lagi," pungkasnya.(RAZ)
Sebanyak 200 pedagang di Pasar Tradisional Kronjo, Kabupaten Tangerang mengalami gulung tikar buntut proyek revitalisasi yang mangkrak.
TODAY TAGPerdebatan mengenai pajak pembalut sesungguhnya bukan sekadar persoalan berapa rupiah yang harus dibayarkan perempuan ketika membeli kebutuhan menstruasi. Di balik transaksi kecil di pasar dan toko kelontong itu tersimpan persoalan besar
Maskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews