Ritual Usir Jin Jadi Kedok Guru Ngaji di Tangerang Rudapaksa 4 Murid Perempuan
Senin, 27 April 2026 | 21:01
Kedok aksi bejat guru ngaji berinisial AK, 33, di Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, akhirnya terbongkar.
TANGERANGNEWS.com - Guna memperingati Hari Batik Nasional, Ratusan murid SDN 1 Tanah Tinggi Kota Tangerang tekun belajar membatik di halaman sekolahnya, Senin (2/10/2017) pagi.
Yetti Sulistiawati, Kepala Sekolah SDN 1 Tanah Tinggi menerangkan bahwa kegiatan membatik tersebut digelar agar anak-anak murid lebih mengenal Budaya Indonesia dan bisa melestarikannya.
BACA JUGA : Pelajar Belanda Belajar Membatik di SMAN 2 Tangerang
“Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat lebih mengenal proses pembuatan batik, karena batik ini merupakan kekayaan negeri yang telah diakui dunia,” ucapnya.
Dalam kegiatan ini, para siswa membuat dua jenis batik khas Kota Tangerang yakni Nyimas Melati dan Pendopo. Annisa salah satu siswa kelas 5 mengaku merasa seneng bisa belajar membatik di sekolahnya. Walaupun sulit membuatnya namun ia tetap berusaha.
"Susah ngelukisnya tapi bisa, terus diajarin juga tadi sama bu guru," katanya.
BACA JUGA : Peringati Hari Batik Nasional, Hotel Santika Premiere ICE-BSD City Diskon 30%
Sementara temannya bernama Aulia pun merasa senang dengan batik yang menjadi budaya Indonesia yang telah di akui dunia.
“Hampir setiap daerah di Indonesia setahu saya memiliki motif batik yang berbeda-beda, itu menunjukan betapa kayanya Indonesia dengan keanekaragaman,” imbuhnya.(RAZ/HRU)
Kedok aksi bejat guru ngaji berinisial AK, 33, di Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, akhirnya terbongkar.
TODAY TAGInsiden kecelakaan hebat terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin 27 April 2026 malam, melibatkan Kereta Api (KA) Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi dan KRL Commuter Line tujuan Cikarang.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah penanganan menyeluruh untuk mengatasi persoalan banjir di Kawasan Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews