Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026
Senin, 6 Juli 2026 | 12:59
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
TANGERANGNEWS.com - Guna memperingati Hari Batik Nasional, Ratusan murid SDN 1 Tanah Tinggi Kota Tangerang tekun belajar membatik di halaman sekolahnya, Senin (2/10/2017) pagi.
Yetti Sulistiawati, Kepala Sekolah SDN 1 Tanah Tinggi menerangkan bahwa kegiatan membatik tersebut digelar agar anak-anak murid lebih mengenal Budaya Indonesia dan bisa melestarikannya.
BACA JUGA : Pelajar Belanda Belajar Membatik di SMAN 2 Tangerang
“Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat lebih mengenal proses pembuatan batik, karena batik ini merupakan kekayaan negeri yang telah diakui dunia,” ucapnya.
Dalam kegiatan ini, para siswa membuat dua jenis batik khas Kota Tangerang yakni Nyimas Melati dan Pendopo. Annisa salah satu siswa kelas 5 mengaku merasa seneng bisa belajar membatik di sekolahnya. Walaupun sulit membuatnya namun ia tetap berusaha.
"Susah ngelukisnya tapi bisa, terus diajarin juga tadi sama bu guru," katanya.
BACA JUGA : Peringati Hari Batik Nasional, Hotel Santika Premiere ICE-BSD City Diskon 30%
Sementara temannya bernama Aulia pun merasa senang dengan batik yang menjadi budaya Indonesia yang telah di akui dunia.
“Hampir setiap daerah di Indonesia setahu saya memiliki motif batik yang berbeda-beda, itu menunjukan betapa kayanya Indonesia dengan keanekaragaman,” imbuhnya.(RAZ/HRU)
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
TODAY TAGProgram sekolah gratis pada dasarnya bertujuan meringankan beban masyarakat. Akan tetapi, pelaksanaannya melibatkan berbagai sekolah dengan kondisi yang sangat beragam.
Pengukuhan Bambang Noertjahjo sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) didugat oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Serang
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews