Connect With Us

LBV : Ketua PSSI Harus Fokus di Satu Bidang

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 15 Oktober 2017 | 11:00

Massa Supporter Persita Tangerang alias Laskar Benteng Viola (LBV) menggelar Aksi Seribu Lilin di Tangerang dalam rangka mengenang kepergian almarhum Bhanu. (@TangerangNews2017 / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com - Laskar Benteng Viola (LBV) menilai bahwa semenjak terpilihnya Edy Rahmayadi sebagai Ketua PSSI, sepakbola Indonesia malah semakin semrawut.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Humas LBV Andre saat diwawancarai usai menggelar aksi seribu lilin di Jalan Moh Yamin, Kota Tangerang, Sabtu (14/10/2017) malam.

Andre menjelaskan, tewasnya Bhanu pada bentrokan antar suporter Persita Tangerang dan PSMS Medan itu memberi teguran keras terhadap PSSI yang dinilai gagal mengawal jalannya sepakbola Indonesia. Andre juga berharap semoga kedepannya tidak ada lagi kejadian seperti ini.

"Mindset yang mereka buat itu salah, dengan terpilihnya Bapak Edy sebagai ketua PSSI yang awalnya ingin memperbaiki citra sepakbola Indonesia, tapi kenyataannya tidak sama sekali terbukti. Malahan semakin chaos di tiap pertandingan liga 1, liga 2, maupun liga 3 malah semakin banyak keributan dan semakin mencuat," katanya.

Menurut Andre, Ketua PSSI harus bisa bekerja di satu profesi saja. Agar pekerjaan bisa dilakukan sesuai dengan harapan pencinta sepakbola di seluruh Indonesia. "Ketua PSSI harus fokus pada satu bidang, kalau memang tidak mau fokus silahkan tinggalkan saja. Karena masih banyak orang - orang yang perduli pada sepak bola Indonesia," tandasnya.(RAZ/HRU)

TANGSEL
Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:52

Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

NASIONAL
IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

Rabu, 5 Agustus 2026 | 14:41

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menanggapi munculnya komentar yang dinilai tidak berempati dari sejumlah akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill