Connect With Us

Ditinggal Rayakan Natal, Rumah Hendayat Kebobolan Rp 1 M

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 26 Desember 2017 | 14:00

Rumah mewah keluarga Hendayat Dachlan berhasil digondol bandit, di Perumahan Budi Indah Blok B 31, Jalan Semeru RT. 01/07, Kelurahan Poris Gaga, Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang, Senin (25/12/2017). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com - Tempat tinggal keluarga Hendayat Dachlan menjadi incaran bandit, harta benda berharga miliknya berhasil digondol maling yang beraksi ketika rumahnya ditinggal untuk merayakan Natal.

Diketahui, kediaman Hendayat berada di Perumahan Budi Indah Blok B 31, Jalan Semeru RT. 01/07, Kelurahan Poris Gaga, Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang.

BACA JUGA:

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Deddy Supriyadi menjelaskan, peristiwa merugikan ini terjadi disaat Hendayat bersama istri dan ketiga anaknya meninggalkan rumah untuk merayakan Natal, Senin (25/12/2017).

"Korban bersama keluarganya meninggalkan rumah sekira pukul 13.00 WIB dalam acara Natalan," ujarnya, Selasa (26/12/2017).

Hendayat, karyawan swasta berusia 54 tahun tersebut meninggalkan rumahnya dalam keadaan kosong melompong dengan lampu teras menyala dan pintu gerbang tak terkunci.

"Sekira pukul 19.30 WIB ketika korban bersama keluarganya kembali ke rumah. Dia kaget melihat mobil Honda CRV yang diparkir didalam garasinya sudah tidak ada," ungkap Deddy.

Tak hanya itu, Hendayat pun melihat pintu utama rumahnya sudah dalam keadaan terbuka.

Diduga para bandit yang belum diketahui identitasnya berhasil masuk ke dalam rumah gedongan ini dengan cara merusak pintu. Bahkan CCTV pun ikut digondol untuk menghilangkan jejak petualang para pelaku.

"Kemudian korban langsung masuk kedalam rumah dan melihat pintu kayu depan sudah dalam keadaan rusak.  Kemudian masuk kekamar korban dan melihat lemari dalam keadaan berantakan, recorder CCTV  yang berada didalam kamar korban pun sudah hilang," terang Deddy.

Pergerakan para bandit pun semakin beringas, mereka berhasil menggondol sejumlah uang dan barang berharga lainnya.

"Kemudian korban mengecek kekamar anaknya dan lemarinya pun sudah dalam keadaan berantakan dan satu unit laptop merk apple milik anak korban sudah hilang.

Kemudian korban mengecek kelantai 2 dan brangkas sudah hilang," tutur Deddy.

Menurut keterangan Polisi, atas kejadian ini Hendayat mengalami kerugian yang sangat besar, satu buah brangkas berisi uang tunai 15 ribu dolar amerika, 13 ribu ringgit malaysia, 1.500 dolar singapura, uang Rp60  juta, 100 gram perhiasan emas seharga 50 jt, Empat lembar ijazah, SD, SMP, SMA, hingga S1, empat buah pasport, empat lembar akte kelahiran, satu buah BPKB mobil Honda CRV raib digondol bandit.

Sementara kerugian lainnya berupa, satu buah laptop merk Apple, satu unit recorder CCTV, satu unit mobil Honda CRV bernopol B-163-HHD lenyap.

Kasus tersebut telah dalam proses penanganan Polres Metro Tangerang Kota. "Kita masih melakukan penyelidikan," papar Deddy.(DBI/RGI)

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

SPORT
Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Senin, 3 Agustus 2026 | 22:17

Ajang kompetisi sepak bola usia dini bertajuk Rajawali Junior League (RJL) 2026 siap digulirkan oleh RTV pada 29–30 Agustus 2026 di Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill