Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari
Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10
Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
TANGERANGNEWS.com - Traffic penggunaan sepeda motor di Kota Tangerang meningkat. Pasalnya masyarakat Kota Tangerang dalam melaksanakan aktifitasnya, kini cenderung menggunakan moda transportasi pribadi yaitu dengan sepeda motor.
Kepala Bidang Pengembangan Sistem Transportasi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang, Agus Wibowo mengatakan, dalam hal tersebut angkutan kota (angkot) tidak memberikan fasilitas yang diinginkan masyarakat, sehingga masyarakat pun sangat wajar beralih kendaraan.
BACA JUGA :
"Menurut masyarakat, angkot begitu fasilitasnya kurang memadai, tarifnya dimahalin tapi keselamatan tidak menjamin. Makanya masyarakat lebih milih menggunakan sepeda motor," ujarnya pada acara Coffee Morning, di TangCity Mall, Rabu (3/1/2018).
Agus menjelaskan, saat ini pengguna sepeda motor di Kota Tangerang sudah sangat tidak terbatas. Hal itu karena dengan mudahnya membeli sepeda motor.
"Traffic kita di Kota Tangerang adalah sepeda motor. Pengguna sepeda motor sangat-sangat tidak terbatas. Bahkan dengan DP (uang muka) 0 persen pun bisa bawa pulang motor," ungkapnya.
Menurut Agus, atas kedua alasan tersebutlah masyarakat cenderung lebih memilih menggunakan sepeda motor untuk melaksanakan aktifitas-nya.
"Jadi karena itu kan beli motor mudah, naik angkot enggak nyaman. Makanya pada beralih ke sepeda motor," tuturnya.
Seluruh alasan itulah, lanjut Agus, menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi pemerintah kota Tangerang untuk membenahinya.
"Artinya kita harus bisa mengelola demand (kebutuhan) terhadap kendaraan. Bagaimana orang tetap berjalan (beraktifitas), tapi kapasitas dikurangi dengan transportasi yang aman dan nyaman," paparnya.(RAZ/HRU)
Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
TODAY TAGBesarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews