Connect With Us

Mengerikan Suami Tega Menghabisi Keluarganya Karena Hal Ini

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 13 Februari 2018 | 16:00

Efendi, 55, pelaku pembunuhan terhadap keluarganya sendiri , saat mendapatkan perawatan intensif. di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (13/2/2018). (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Kasus pembunuhan sadis sekeluarga di Perumahan Taman Kota Permai 2 Blok B6 RT 05/12 No. 5, Kecamatan Periuk, Jati Uwung, Kota Tangerang, sedikit demi sedikit mulai terungkap. Sang Ayah tega menghabisi nyawa keluarganya karena ekonomi.

"Motif yang sudah kami sampaikan terkait ekonomi," ujar Kapolrestro Tangerang Kombes Harry Kurniawan, Selasa (13/2/201).

BACA JUGA:

Seperti diketahui, Efendi, 55, ditetapkan polisi sebagai tersangka yang telah tega membunuh istrinya, Emang, 40, dan dua anak perempuannya, Nova, 19, Tiara, 11, 

Harry menjelaskan, mengenai ekonomi yang dijadikan motif sebagai dalam kasus berdarah ini adalah keluarga tersebut memiliki cicilan mobil.

Menurutnya, Emang telah membeli mobil dengan cara menyicil. Tetapi, Emang membeli mobil baru tersebut tanpa sepengetahuan suaminya, Efendi.

"Korban memang meminjam (menyicil) kendaraan mobil tanpa sepengetahuannya," kata Harry.

Berbulan-bulan, Emang pun sanggup membayarkan uang cicilan mobilnya itu. Namun pada bulan terakhir ini, Emang tak bisa menyanggupi pembayaran tersebut sehingga Emang harus meminta uang kepada Efendi untuk membayarkan cicilan mobil itu.

"Pada saat proses cicilan nya tidak sanggup untuk membayar," ungkap Harry.

Atas pembayaran cicilan mobil tersebutlah Emang dan Efendi cekcok. Hingga berakhir dengan pembunuhan Emang dan dua anak perempuannya.

"Tiga hari cekcok, dan akhirnya diakhiri dengan pembunuhan. Jadi tiga hari sebelum kejadian, pada hari ketiga melakukan pembunuhan," papar Harry.(DBI/RGI)

SPORT
Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Rabu, 4 November 2026 | 19:08

Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

KAB. TANGERANG
Cari Rongsokan, Pemulung Tersasar di Gorong-Gorong Kawasan Puspemkab Tangerang

Cari Rongsokan, Pemulung Tersasar di Gorong-Gorong Kawasan Puspemkab Tangerang

Sabtu, 7 November 2026 | 19:35

Warga di sekitar Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Tigaraksa, dihebohkan dengan seorang pemulung yang sempat tersasar di dalam saluran gorong-gorong, Jumat 6 November 2026, malam.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill