Connect With Us

Sebelum Digerebek, Banyak Konsumen Cari Rumah Perakit Bom

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 5 April 2018 | 07:00

Jajaran Polres Metro Tangerang menggerebek sebuah rumah yang dijadikan sebagai tempat perakitan senjata api ilegal di Gang Haji Benteng, Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu (4/4/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Rupanya rumah yang dijadikan sebagai tempat perakitan senjata api ilegal bom pipa di Gang Haji Benteng No 54, Jalan KH Dewantara RT 03/06, Kelurahan Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, sangat banyak dicari-cari konsumennya.

Sedikit demi sedikit, kasus perakitan bom pipa yang baru saja digerebek polisi pada Rabu (4/4/2018) mulai terungkap.

Ternyata rumah yang digerebek tersebut milik tersangka Ahmad Rizky Amrillah yang dihuni olehnya bersama istri dan dua anaknya selama 15 tahun.

BACA JUGA:

Berbagai bahan baku berupa sumbu 7 buah, potasium, arang, belerang, plash powder untuk membuat senjata api rakitan pun ditemukan pihak kepolisian.

Tak hanya itu, polisi juga mengamankan satu buah senjata api rakitan beserta casing pipa bom sebanyak 7 buah.

"Aktivitas pembuatan sudah dilakukan tersangka selama kurang lebih 4 tahun. Bisnis senjata api ini dijual secara online," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Deddy Supriyadi.

Lebih rinci  dijelaskan oleh Ketua RT setempat, Aswad. Saat ditemui TangerangNews, ia mengungkapkan, istri tersangka, Mutia, dan dua anaknya Iki dan Ari terbilang akrab dengan masyarakat setempat.

Namun tidak dengan Ahmad, Aswad menuturkan bahwa tersangka kurang bersosialisasi terhadap lingkungan di sekitarnya.

"Dia (pelaku) wiraswasta. Dia orangnya agak tertutup kurang bersosialisasi di lingkungan. Dan saya tidak tahu kegiatan mereka di dalam rumahnya. Kalau istri dan anaknya mah sering kelihatan. Anaknya juga sering main bulu tangkis," ujarnya.

Kendati tidak mengetahui aktivitas yang dilakukan tersangka di dalam rumahnya, Aswad pun pernah mendengar suara ledakan seperti petasan yang berasal dari rumah tersebut.

"Waktu itu pernah denger suara ledakan, tapi kan warga mah enggak ngerti, enggak tahu, enggak nyangka," ucapnya.

Aswad menerangkan bahwa, rumah tersangka yang juga disewakan sebagai kontrakan itu kerap dicari-cari oleh konsumennya yang diduga ingin membeli senjata api rakitan.

"Rumahnya nomor 54. Sering orang mencari nomor rumah ini, ya kali aja jualannya online," terangnya.

Kini, Ahmad bersama kakak dan istrinya berada di Mapolsek Cipondoh guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.(DBI/RGI)

NASIONAL
Sering Merasa Lelah? Dokter RS Sari Asih Bintaro Ingatkan Jangan Langsung Menyalahkan Aktivitas Padat

Sering Merasa Lelah? Dokter RS Sari Asih Bintaro Ingatkan Jangan Langsung Menyalahkan Aktivitas Padat

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 14:24

Rasa lelah yang berkepanjangan sering dianggap sebagai dampak dari padatnya aktivitas, kurang tidur, atau stres. Padahal, kondisi tersebut juga dapat menjadi tanda adanya gangguan kesehatan

BANDARA
Bandara Soetta Siapkan Infrastruktur untuk Operasional Pesawat Komersil Terbesar di Dunia

Bandara Soetta Siapkan Infrastruktur untuk Operasional Pesawat Komersil Terbesar di Dunia

Jumat, 31 Juli 2026 | 19:49

Dunia penerbangan nasional bersiap menyambut sejarah baru. Pesawat komersial terbesar di dunia, Airbus A380-800 milik maskapai Emirates segera beroperasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

HIBURAN
Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10

Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill