Connect With Us

Tahun 2019 Jembatan Kedaung Akan Beroperasi

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 24 Mei 2018 | 19:00

Terlihat para pengguna jalan sepeda motor melintas dengan bebas di Jembatan Kedaung secara bergiliran mulai dari arah Neglasari maupun Sepatan. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

Sebelumnya, pada saat jumpa pers di Restoran Istana Nelayan, Kota Tangerang Rabu (28/2/2018) silam, Gubernur Banten Wahidin Halim bertutur bahwa Jembatan Kedaung akan diresmikan pada 2019 mendatang.

Menurutnya juga, jembatan itu dibangun tanpa melalui perencanaan yang komprehensif sehingga menyisakan persoalan yaitu di ujung jalan di Kota Tangerang memerlukan pembebasan lahan untuk pelebaran jalan.

 

“Jembatan itu dibangun bukan jaman saya. Untuk itu saya akan melakukan evaluasi dan berkoordinasi dengan pemda di situ agar melakukan pembebasan lahan untuk jalan menuju Bandara Soekarno Hatta,” ujarnya.

Dikatakan Wahidin, anggaran untuk pembebasan lahannya dapat melalui Pemkot Tangerang ataupun Pemprov Banten. “Yang pasti Pemkot Tangerang harus melakukan pendataan dan survey secara mendetail terkait lokasi yang akan dibebaskan,” tambahnya.

Untuk itu proses ini membutuhkan waktu, paling tidak pada tahun anggaran 2019 mendatang pembebasan akan dilakukan dan jembatan tersebut dapat difungsikan secara baik.

 

Sebagai informasi, pada prasasti proyek yang dipasang di pagar bibir jembatan tertera proyek ini merupakan kerjasama Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Pemprov Banten bersama PT Mawatindo RC, dengan memanfaatkan dana APBD Provinsi Banten Tahun 2016.

Dengan proyek ini, ratusan warga dari Sepatan Timur dan Neglasari akan sangat dimudahkan melakukan perhubungan antar wilayah kecamatan. Bahkan kalau dirunut akan memudahkan perhubungan kawasan pesisir utara Kabupaten Tangerang ke kawasan-kawasan di Kota Tangerang, Bandara Soekarno-Hatta dan DKI Jakarta.

Lebih jauh, bila berfungsi maksimal, jembatan inipun akan mampu mengurangi kemacetan arus lalulintas di Jalan Arya Kemuning dan Jembatan Sangego di Koang Jaya, Kota Tangerang, yang sering kali terjadi kemacetan karena melimpahnya jumlah kendaraan di kawasan itu. 

OPINI
Tumbal Gelar Akademik di Bawah Ketiak Kekuasaan

Tumbal Gelar Akademik di Bawah Ketiak Kekuasaan

Jumat, 24 Juli 2026 | 15:17

Para perumus kebijakan dengan visi menembus galaksi bimasakti menggagas kewajiban suci bagi seluruh dosen perguruan tinggi untuk memiliki kualifikasi akademik sekurang kurangnya strata tiga.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Bangun Sumur Dalam Permanen Atasi Kekeringan Jangka Panjang

Pemkot Tangsel Bangun Sumur Dalam Permanen Atasi Kekeringan Jangka Panjang

Kamis, 23 Juli 2026 | 18:56

TANGERAGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah mitigasi jangka panjang untuk mengatasi krisis air bersih akibat musim kemarau. Fokus penanganan diarahkan pada penyediaan infrastruktur permanen

PROPERTI
Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 | 16:24

Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill