Makan Puas Kuliner Asia Rp188 Ribu, Ada Sushi dan Peking Duck di VIVERE Hotel
Selasa, 15 September 2026 | 14:46
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pilihan makan siang akhir pekan melalui program “All Around Asia” di Yin & Yum All Day Dining.
TANGERANGNEWS.com-Direktorat Jendral Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kemenkumham melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Lapas Pemuda dan Lapas IIB Khusus Anak dan Wanita di Tangerang.
Sidak ini dilakukan pasca dari ditangkapnya Kepala Lapas Sukamiskin Bandung oleh KPK karena dugaan menerima suap pemberian fasilitas khusus bagi narapidana.
Direktur Pembinaan Pemasyarakatan, Kementrian Hukum dan HAM Junaedi mengatakan, sidak di Lapas tersebut dilakukan guna memeriksa sejumlah barang atau fasilitas kamar narapidana.
“Tujuan sidak ini untuk memastikan terkait fasilitas kamar para narapidana. Apakah ada kemewahan di luar standar yang sudah diatur dalam regulasi Kementerian Hukum dan HAM,” ujar Junaedi di Lapas Pemuda Tangerang, Minggu (23/7/2018) malam.
Sementara itu, Kalapas Pemuda Tangerang Marlik mengatakan, di Lapasnya tidak terdapat fasilitas-fasilitas mewah dalam tahanan yang dilakukan sampel penggeledahan. Hanya menemukan adanya Kipas angin dalam ruang tahanan yang menurutnya itu masih dalam kategori kewajaran.
"Fasilitas standar saja, kalau untuk kipas angin wajib lah itu kasian. Kita saja tadi rapat kegerahan. Apalagi mereka di dalam yang over (kapasitas). Isinya biasa cuma 9 orang ini 15 orang, kan panas jadinya," papar Marlik.
Selain itu dirinya pun memastikan di Lapas Pemuda Tangerang akan menindak tegas petugas lapas yang kedapatan memberi fasilitas keluar masuk bagi tahanan tertentu.
"Tahanan keluar masuk akan dikasih tindakan disiplin terhadap petugasnya. Perintah pimpinan apabila ada yang tidak melakukan SOP akan dijatuhkan sanksi disiplin,"tegasnya.(RAZ/RGI)
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pilihan makan siang akhir pekan melalui program “All Around Asia” di Yin & Yum All Day Dining.
TODAY TAGBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 25 Kecamatan di wilayahnya memasuki status Awas Bencana Kekeringan imbas kemarau ekstrem yang disebabkan fenomena El Nino Godzilla.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews