Connect With Us

Jasad Perempuan Mengambang di Irigasi Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 9 Desember 2018 | 19:08

Petugas Kepolisian dibantu masyarakat setempat mengevakuasi jenazah perempuan yang di temukan berada di Irigasi Sipon, Jalan Abdul Aziz, Sukaasih, Kota Tangerang. (TangerangNews/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Sesosok jasad seorang perempuan ditemukan warga dalam kondisi mengambang di Irigasi Sipon, Jalan Abdul Aziz, Sukaasih, Kota Tangerang, Minggu (9/12/2018).

Menurut Kapolsek Tangerang Kompol Ewo Samono, mayat tanpa identitas tersebut diduga meninggal dunia karena tenggelam.

"Tidak ada luka-luka di tubuh korban. Perkiraan sudah lebih 24 jam tenggelam," ujar Ewo dalam keterangannya, Minggu (9/12/2018).

Ewo menerangkan, penemuan mayat tersebut bermula ketika saksi, Rinten, 19, sedang olahraga pagi (joging) sekitar pukul 06.00 WIB.

Namun dalam perjalanannya, saksi melihat jasad perempuan paruh baya dalam kondisi mengambang di sekitaran Irigasi Sipon.

Menyaksikan hal itu, kata Ewo, saksi pun kemudian melaporkan kepada petugas di Polsek Tangerang.

Ewo menambahkan, saat ini jasad korban yang saat ditemukan mengenakan baju berwarna hijau dan celana berwarna merah tersebut berada di RSUD Tangerang.

Polisi pun masih berusaha mengindentifikasi jasad nahas tersebut. "Belum ada pihak keluarga yang menghubungi Polsek Tangerang," tutup Ewo.(RMI/HRU)

OPINI
Solusi Islam Atasi Gunungan Sampah

Solusi Islam Atasi Gunungan Sampah

Selasa, 17 Februari 2026 | 18:06

Bahwa akar masalah dari gunungan sampah yang semakin tinggi adalah sebab diterapkannya sistem sekuler kapitalisme yang mengatur kehidupan umat manusia saat ini.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill