Connect With Us

Operasi Katarak Gagal, RS Mulya Penuhi Panggilan DPRD Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 21 Februari 2019 | 20:47

Anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang Yati Rohayati usai pertemuan dengan manajemen RS Mulya. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Manajemen Rumah Sakit Mulya memenuhi panggilan DPRD Kota Tangerang untuk menindaklanjuti peristiwa 10 pasien yang mengalami infeksi mata pasca menjalani operasi katarak.

Tim manajemen yang berjumlah lima orang dengan dipimpin langsung oleh Direktur RS Mulya Zul Indra tiba di ruang Komisi II DPRD Kota Tangerang pada Kamis (21/2/2019) siang.

Namun setelah selesai dipanggil, manajemen RS Mulya tersebut tidak menyampaikan keterangan kepada awak media. Mereka hanya berkomunikasi non verbal dengan melambaikan tangan.

Menurut Anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang Yati Rohayati, pada pertemuan itu RS Mulya menyampaikan bahwa dari 17 pasien yang menjalani operasi katarak, 10 diantaranya mengalami infeksi mata sehingga dirujuk ke RSCM Jakarta untuk penanganan medis lebih lanjut.

Belasan pasien tersebut, kata Yati, ditangani oleh dokter ahli mata yang telah melakukan operasi serupa terhadap ratusan pasien katarak.

"Karena ini semua tindakan diluar dugaan. Ini musibah. Maka, pihak RS Mulya menyatakan bertanggung jawab sepenuhnya kepada 10 orang tersebut baik pengobatan di RS Mulya maupun RSCM," jelasnya.

Yati menuturkan pihak RS Mulya akan bertanggungjawab atas peristiwa yang dialami para pasien yang diduga gagal ketika mendapatkan penanganan operasi katarak.

"Dalam sebuah operasi, tentu ada kejadian yang namanya disebut resiko," ucapnya.

Yati menambahkan, terkait penyebab insiden gagalnya praktek operasi katarak hingga empat pasien harus diangkat sebelah matanya masih dalam investigasi tim gabungan yang terdiri dari IDI, Dinkes, Kemenkes dan Ombudsman.

"Penyebabnya sampai detik ini masih didalami tim ahli. Apapun hasilnya kita akan menerima. Walaupun ada kesalahpahaman, UU (Undang-undang) kesehatan akan berbicara," bebernya.(RMI/HRU)

TEKNO
SPKLU Center Ultra Fast Charging Perdana Hadir di Cipondoh Tangerang, Tersedia 12 Slot

SPKLU Center Ultra Fast Charging Perdana Hadir di Cipondoh Tangerang, Tersedia 12 Slot

Kamis, 24 September 2026 | 16:53

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bersama PLN meresmikan SPKLU Center XDN Cipondoh yang dilengkapi teknologi ultra fast charging serta 12 slot pengisian daya, Kamis 24 September 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BISNIS
Cek Aplikasi MyTelkomsel, Poin Kini Bisa Ditukar Promo Ritel MAP Melalui MAPrivilege

Cek Aplikasi MyTelkomsel, Poin Kini Bisa Ditukar Promo Ritel MAP Melalui MAPrivilege

Kamis, 24 September 2026 | 21:05

Aplikasi MyTelkomsel kini menghadirkan program MAPrivilege yang menawarkan beragam promo diskon ekosistem ritel PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP).

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill