Connect With Us

Pilkada 2020, Bawaslu Tangsel Ajukan Anggaran Rp12 Miliar

Rachman Deniansyah | Senin, 29 Juli 2019 | 18:01

Kantor Bawaslu Tangsel, di Jalan Alamanda, Rawa Buntu, Serpong, Tangsel. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengajukan anggaran pengawasan Pilkada Tangsel yang akan dihelat tahun 2020 mendatang sebesar Rp12 miliar.

Pengajuan anggaran itu, kata Ketua Bawaslu Kota Tangsel Muhamad Acep telah dikomunikasikan dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel.

“Proposal telah kami ajukan, kami butuh anggaran sebesar Rp12 miliar. Ini untuk satu putaran saja,” jelas Acep saat dikonfirmasi TangerangNews, Senin (29/7/2019).

Anggaran tersebut, kata Acep, akan mulai digunakan sejak tahapan awal Pilkada, yaitu bulan September atau Oktober tahun ini.

Sementara, jenis kegiatan yang akan diselenggarakan, selain pengawasan, juga sosialisasi, anggaran operasional, serta rekrutmen pengawas dari tingkat kecamatan.

Baca Juga :

“Selain melakukan pengawasan dan rekrutmen, pengawas sampai tingkat TPS, nanti ada juga program kegiatan sosalisasi. Seperti mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawasi Pilkada Tangsel,” terangnya.

Sukari Maesoferi, Kepala Sekretariat Bawaslu Tangerang Selatan menuturkan, dana tersebut lebih besar bila dibandingkan Pilkada 2015 lalu.

“Anggaran Pilkada 5 tahun lalu saya tidak tahu berapa, tapi hasil diskusi dengan salah satu komisioner, anggaran tahun 2020 lebih besar dari pilkada tahun lalu,” pungkasnya.(RMI/HRU)

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

KAB. TANGERANG
Tercemar Pestisida, Dinas Perikanan Tangerang Imbau Warga Tidak Konsumsi dan Jual Hasil Tangkapan Laut

Tercemar Pestisida, Dinas Perikanan Tangerang Imbau Warga Tidak Konsumsi dan Jual Hasil Tangkapan Laut

Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:40

Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang meminta kepada masyarakat pesisir Utara Kabupaten Tangerang untuk tidak mengkonsumsi maupun memperjualbelikan ikan hasil tangkapan dari laut.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TANGSEL
Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49

Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill