Connect With Us

Urus Paspor Saat Weekend Kini Bisa di TangCity Mal

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 26 Oktober 2019 | 14:37

Peresmian Pelayanan Gerai Paspor di area Rame-rame Food Carnival, TangCity Mal, Kota Tangerang, Sabtu (26/10/2019). (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang meluncurkan Gerai Paspor di area Rame-rame Food Carnival, TangCity Mal, Kota Tangerang, Sabtu (26/10/2019). Pelayanan Gerai Paspor hanya dibuka pada akhir pekan.

Gerai Paspor ini diresmikan Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Banten Imam Suyudi. Gerai ini hanya akan melayani saat akhir pekan atau weekend.

Imam mengatakan, ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik termasuk pelayanan paspor cukup tinggi sehingga perlu difasilitasi.

Peresmian Pelayanan Gerai Paspor di area Rame-rame Food Carnival, TangCity Mal, Kota Tangerang, Sabtu (26/10/2019).

"Jadi, kehadiran Gerai Paspor ini adalah bentuk inovasi pelayanan publik yang diberikan oleh Kanim kelas 1 Tangerang dalam rangka memberikan pelayanan publik yang terbaik bagi masyarakat dengan pelayanan paspor," ujarnya.

Imam menyebut, kehadiran Gerai Paspor di TangCity Mal dapat menjawab ekspektasi masyarakat tersebut. Terlebih, Gerai Paspor di TangCity Mal  merupakan pelayanan paspor di mal secara permanen yang pertama se-Provinsi Banten.

Peresmian Pelayanan Gerai Paspor di area Rame-rame Food Carnival, TangCity Mal, Kota Tangerang, Sabtu (26/10/2019).

"Baru kali ini diadakan di mal. Makanya ini inovasi yang baik, dan kebetulan Kanim ini sedang dalam rangka proses pengusulan zona integritas wilayah bebas korupsi," jelasnya.

SYARAT KETENTUAN

Plt Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang Dodi Karnida Halilintar Atmaja menjelaskan, Gerai Paspor TangCity Mal melayani pendaftaran walk in 

tanpa harus mendaftar secara online.

Sebanyak 40 kuota pemohon disiapkan dengan persyaratan yang cukup mudah, yakni melampirkan e-KTP dan paspor lama untuk penggantian paspor habis berlaku atau halaman penuh pada Sabtu-Minggu pukul 10.00-16.00 WIB.

"Kuotanya masih dibatasi,  hanya 40 pemohon perhari. Tetapi nanti kita evaluasi dengan melihat antusiasme masyarakat," katanya.

Baca Juga :

Direktur TangCity Mal, Norman Eka Saputra menuturkan, pengunjung di TangCity Mal perharinya mencapai 60 ribu orang.

Peresmian Pelayanan Gerai Paspor di area Rame-rame Food Carnival, TangCity Mal, Kota Tangerang, Sabtu (26/10/2019).

Sehingga, ia menyebut fasilitas pelayanan publik di TangCity Mal sangat cocok untuk memudahkan masyarakat. 

Apalagi, lokasi TangCity Mal sangat strategis, yaitu berada di jantung Kota Tangerang dan dekat dengan Bandara Soekarno-Hatta.

"Selain Gerai Paspor, sebelumnya juga sudah ada Gerai Samsat dan SIM. Kami berharap Pemerintah Kota Tangerang juga turut menyediakan 

fasilitas publik di sini. Karena kehadiran berbagai fasilitas ini merupakan wujud komitmen bagi TangCity Mal untuk mendukung pemerintah," paparnya.

Kepala LP Kelas IIA Tangerang Herlin Candrawati yang merupakan pemohon perdana di Gerai Paspor TangCity Mal menyampaikan, pelayanan 

mengurus paspor sangat mudah. Menurutnya, pelayannya hanya memakan waktu 10 menit.

"Pelayanannya sangat cepat, tidak berbelit-belit dan sangat memudahkan kita mendapatkan pelayanan paspor ini. Dari depan hanya ambil antrean

 sudah langsung dilayani, tinggal menunggu billing pembayaran, langsung selesai," pungkasnya.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

OPINI
Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Senin, 12 Januari 2026 | 20:30

Kemiskinan tidak pernah benar-benar netral. Ia punya wajah, dan sering kali wajah itu adalah perempuan. Ketika kemiskinan terjadi, perempuan biasanya menjadi pihak yang paling dulu mengalah, paling lama bertahan, dan paling sedikit didengar.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill